JANGAN MENGHAKIMI!


Matius 7 : 1-5

1 ”Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. 2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. 3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? 4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. 5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974,2018.


Dari kalimat-kalimat berikut ini, manakah yang dapat disamakan dengan tindakan menghakimi? Berilah tanda (check list) di akhir kalimat yang bernada menghakimi!


1. Joko selalu memarahi temannya tanpa sebab yang pasti.

2. Judge The Book by Its Cover.

3. “Sobat, karyamu ini baik. Apakah ini idemu sendiri atau ide orang lain?”

4. “Kenapa datang terlambat? Dasar pemalas, kamu!”

5. “Siapa yang mengambil kueku? Mana si Budi, keterlaluan dia!”

6. “Baru saja saya meletakkannya di sini. Koq sudah hilang. Tini memang pencuri.”

7. “Maaf Bertha, apakah kamu melihat pensilku?” kataku. “Tidak” kata Bertha. “Oh saya pikir yang kamu pegang itu pensilku!” kataku lagi. “Oh iya. Maaf ya Ani, saya tidak sengaja!” lanjut Bertha. Lalu kami pun tertawa.

8. “Hai sobat, akhir-akhir ini, kamu jarang masuk sekolah! Apakah kamu, sakit?”

9. “Mama tidak senang dengan anak yang nakal. Adek, bereskan mainan ini!” seru ibu. “Bukan saya, Ma! Abang yang main tadi” seru adik.

10. “Yang tidak mengerjakan PR, keluar!Kamu juga, Tino, keluar!” kata Bu Guru.“Saya mengerjakannya Bu. Saya sudah belajar” sahut Tino. “Ah, mana mungkin, kamu ‘kan pemalas.” Ibu Guru tersenyum kecut. Tino sedih.

Jangan menghakimi. Tuhan tidak senang dengan remaja yang menuduh dan melakukan penilaian yang keliru dan tergesa-gesa terhadap orang lain. Tuhan Yesus mengatakan: 1). Jangan menghakimi, supaya kita tidak dihakimi (ay.1). 2). Kita akan dinilai orang seturut dengan cara kita menilai orang (ay.2), dan 3). Menghakimi adalah suatu kebodohan apalagi jika kita belum mampu mengoreksi diri sendiri (ay.3-5). Karena itu, jangan menghakimi. Menghakimi itu salah, selidiki saja dahulu. (ES)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Tuhan, dengan rasa curiga yang begitu mudah menghampiriku, tolong ajarkan aku untuk bersabar dan bertanya tentang kebenarannyasupaya tidak menghakimi dan dipermalukan.