“KASIH BAGI YANG TAK LAYAK”



 

Efesus 2: 1-5


1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. 2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. 3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. 4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita – oleh kasih karunia kamu diselamatkan


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Albert Weinstein adalah seorang prajurit NAZI Jerman yang ditugaskan di kamp konsentrasi Dachau. Setelah perang usai di tahun 1945, ia ditahan dan diajukan ke pengadilan Berlin. Di pengadilan, ia berjumpa kembali dengan seorang pria Yahudi yang akan memberikan kesaksian terhadap dirinya. Ia yakin pria itu pasti akan membalas perlakuannya dengan menyampaikan kesaksian yang memberatkan. Seminggu kemudian pria Yahudi itu datang mengunjunginya di penjara. Weinstein segera memeluknya sambil meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya. Pria Yahudi itu juga menangis ketika ia berkata, “Aku mengampunimu. Aku hanya ingin engkau mau berubah menjadi lebih baik.”


Dalam bacaan hari ini Rasul Paulus mengingatkan hakikat orang-orang Kristen di Efesus yang sebelumnya termasuk kelompok orang yang berdosa di hadapan Tuhan. Banyak hal yang bertentangan dengan kehendak Tuhan telah mereka lakukan. Dosa menggiring mereka hidup di bawah ancaman hukuman akibat murka Tuhan. Namun, Tuhan ternyata mau mengampuni segala dosa yang mereka lakukan. Padahal kalau dipikir, buat apa Tuhan mengampuni dosa kita? Bukankah sudah risikonya kalau orang berdosa memang harus dihukum? Untunglah Tuhan berpegang pada kasihNya yang besar. Tuhan Yesus mau datang mencari dan menyelamatkan hidup kita.


Sobat Teruna, renungan hari ini mengajak kita melihat kasih Tuhan yang dinyatakan melalui penebusan atas dosa-dosa kita. Kita, yang dahulu hidup di bawah murka Tuhan dan tidak layak untuk dikasihi, kini ada dalam anugerah Tuhan. Kini sebagai orang-orang yang telah hidup dalam anugerah Tuhan, kita dituntun untuk meninggalkan hal-hal yang jahat dan melakukan hal-hal yang baik di tengah hidup sehari-hari. Mari kita menggunakan hari-hari yang diberikan Tuhan untuk memuliakan namaNya senantiasa. RAJ

 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Doa: “Tuhan Yesus, terimakasih atas kasihMu yang telah menebus dosa-dosaku. Baruilah hidupku agar dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang baik bagi kemuliaan namaMu.