KEBESARAN TUHAN


Mazmur 145 : 1-7


1 Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja,

dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.

2 Setiap hari aku hendak memuji Engkau,dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.

3 Besarlah Tuhan dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.

4 Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu

dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.

5 Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.

6 Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka,

dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan.

7 Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka,

dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai.




Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Sobat Teruna, masing-masing dari kita pasti pernah membeli pakaian. Saat kita membeli pakaian, kita akan memilih yang ukurannya pas untuk badan sendiri. Jika membeli pakaian yang terlalu kecil maka kita akan kesulitan bernafas karena sesak. Jika membeli pakaian yang terlalu besar maka kita akan merasa tidak nyaman karena kelonggaran. Persoalan mengenai ukuran itu penting. Sama halnya dengan kebaikan. Kita akan melakukan kebaikan sesuai dengan ukuran yang pas. Kita akan memberi sejauh mempunyai kelebihan. Kita akan sulit memberi jika dalam kekurangan. Lalu, bagaimana dengan ukuran kebaikan Tuhan?


Sobat Teruna, bacaan Alkitab pada saat ini berbicara puji-pujian tentang kebaikan yang Tuhan lakukan untuk umat Israel, khususnya Raja Daud. Puji-pujian ini secara khusus dibuat oleh Raja Daud. Raja Daud pernah jatuh ke dalam dosa. Ia pernah mengambil keputusan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Namun, kebaikan Tuhan itu besar. Tuhan tetap mengampuni Raja Daud. Bahkan Tuhan tetap mengasihi umat Israel meskipun mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk. Kebaikan Tuhan itulah kebesaran Tuhan.


Sobat Teruna, apakah ada ukuran kebaikan Tuhan? Jawabannya tidak. Tuhan itu baik dan kebaikan-Nya menaungi kehidupan semua ciptaan-Nya. Meskipun kita berbuat kesalahan, Tuhan tetap menyertai. Buktinya sangat sederhana, Tuhan memberikan kita nafas kehidupan sehingga hari ini bisa bangun pagi. Tuhan memberikan kekuatan agar kita bisa mengerjakan hal-hal yang harus dikerjakan. Tuhan memberikan kita waktu untuk bisa dipakai melakukan hal-hal yang berguna. Pertanyaannya, apakah yang kita bisa lakukan untuk menghormati kebaikan Tuhan? Jawabannya adalah dengan menjadi teruna yang taat dan setia pada Tuhan. (BASEI)




Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan, aku mau bersyukur atas kebesaran-Mu. Kebaikan-Mu dalam hidupku terus kurasakan. Tuhan, tolong ajar aku untuk selalu setia dan taat kepada-Mu.