top of page

KEHADIRAN YANG MEMULIAKAN TUHAN



 

Roma 15: 8-9

8 Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita, 9 dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis:

”Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa

dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Pada Olimpiade 2021 yang diselenggarakan di Tokyo Japan, tim ganda putri bulutangkis dari Indonesia berhasil meraih medali emas. Mereka menerima medali emas tersebut dengan penuh haru dan bangga, terutama saat bendera merah putih diperdengarkan ke seluruh penjuru dunia. Mereka adalah pahlawan di era milenial ini! Yang menarik dalam salah satu wawancara yang ditujukan kepada Gresyia Polii, dia mengatakan bahwa semua yang diraihnya dipersembahkan untuk keluarga, bangsa dan negara, terutama bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus. Ucapan tersebut bukan saja didengar oleh rekan-rekannya yang seiman, tetapi juga oleh banyak orang dengan berbagai latar belakang.


Sobat Teruna, apa yang diucapkan seseorang sebenarnya tidak saja mencerminkan siapa dia atau karakternya, tetapi juga kualitas spiritualitasnya. Dengan memuliakan Tuhan di muka umum, maka memungkinkan orang lain yang menyimak hal tersebut menjadi ikut melakukannya juga. Mereka mungkin akan turut memuliakan Tuhan lewat apa yang dikatakan dan dilakukan secara positif juga inspiratif dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sebagaimana nas yang dikutip oleh Rasul Paulus, "Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu" (ay.9).


Sobat Teruna, memuliakan Tuhan di segala situasi dan kondisi bukanlah perkara yang mudah! Kalau kita sukses dan berhasil meraih apa yang dicita-citakan, lalu bersyukur dan memuji nama Tuhan, itu adalah hal yang biasa. Sebaliknya, jika keluarga kita mengalami kehancuran, terpuruk secara ekonomi, kesehatannya menurun dan kehilangan banyak hal di masa pandemi Covid-19, apakah masih tetap bersyukur dan memuliakan Tuhan? Jika jawabnya ya, maka itulah hal yang luar biasa. Biarlah dalam suka maupun duka, kehadiran kita senantiasa memuliakan nama Tuhan! (YDTL)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan Yesus, mohon berikanlah kesadaran kepadaku bahwa tanpa campur tangan-Mu dalam kehidupanku ini, sia-sialah apa yang ‘kukerjakan. Tolong buatlah aku senantiasa bersyukur dan memuliakan nama-Mu di segala situasi dan kondisi hidupku.


コメント


bottom of page