top of page

KEHADIRANKU UNTUK MEMULIAKAN TUHAN






 


Hakim-Hakim 13 : 1 - 5


1 Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata Tuhan; sebab itu Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya. 2 Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. 3 Dan Malaikat Tuhan menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: ”Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. 4 Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. 5 Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa aku ada di dunia? Ini adalah pertanyaan yang baik, sebab menuntun kita untuk menyadari siapa diri kita sesungguhnya. Jawaban terhadap pertanyaan ini adalah kita ada di dunia untuk memuliakan Tuhan.


Kita dapat berkaca pada pembacaan Alkitab kita pada saat ini mengenai panggilan Tuhan bagi kita. Bacaan Alkitab kita sedang menyoroti satu sosok yang populer, yakni Simson. Pada zaman Simson, umat Israel sedang mengalami masa-masa berat ditindas oleh bangsa Filistin empat puluh tahun lamanya. Namun, sebagai janji-Nya, Tuhan tidak membiarkan bangsa Israel terus ada dalam penderitaan. Tuhan menolong. Pertolongan-Nya dinyatakan melalui keluarga Manoah. Kepada istri Manoah yang mandul, Tuhan menyampaikan bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan menjadi nazir Allah, yakni orang yang hidup untuk Tuhan, sebab anak itu akan Tuhan pakai menjadi penyelamat umat Israel dari penindasan bangsa Filistin. Dialah Simson.


Belajar dari sosok Simson maka kita bisa menyadari bahwa keberadaan kita di dunia bukan tanpa alasan. Sebagai kaum remaja, kita ada di dunia karena Tuhan mengutus kita untuk menjadi saksi Tuhan. Karena itu, Sobat Teruna, mari kita memelihara dan mengasah hidup kita di dalam firman Tuhan, sehingga kita bisa menjawab panggilan Tuhan atas kita dengan baik. Dengan berpegang pada firman Tuhan, teruslah mengambil bagian dalam bekerja untuk membangun bangsa kita menjadi bangsa yang memuliakan Tuhan. Peliharalah pola hidup kudus, kembangkan talenta yang Tuhan berikan dan lakukan tindakan-tindakan yang bermanfaat positif bagi keluarga, teman-teman dan banyak orang. Selamat merayakan hari Remaja! (SLSH)

 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, mampukan aku untuk bisa menjawab panggilanMu menjadi garam dan terang di dalam keluarga, di dalam gereja dan di dalam masyarakat.


Comments


bottom of page