top of page

KEHENDAK TUHAN VS KEHENDAK MANUSIA








 


1 Samuel 8 : 1 - 9


1 Setelah Samuel menjadi tua, diangkatnyalah anak-anaknya laki-laki menjadi hakim atas orang Israel. 2 Nama anaknya yang sulung ialah Yoël, dan nama anaknya yang kedua ialah Abia; keduanya menjadi hakim di Bersyeba. 3 Tetapi anak-anaknya itu tidak hidup seperti ayahnya; mereka mengejar laba, menerima suap dan memutarbalikkan keadilan.

4 Sebab itu berkumpullah semua tua-tua Israel; mereka datang kepada Samuel di Rama 5 dan berkata kepadanya: ”Engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak hidup seperti engkau; maka angkatlah sekarang seorang raja atas kami untuk memerintah kami, seperti pada segala bangsa-bangsa lain.” 6 Waktu mereka berkata: ”Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami,” perkataan itu mengesalkan Samuel, maka berdoalah Samuel kepada Tuhan. 7 Tuhan berfirman kepada Samuel: ”Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka. 8 Tepat seperti yang dilakukan mereka kepada-Ku sejak hari Aku menuntun mereka keluar dari Mesir sampai hari ini, yakni meninggalkan Daku dan beribadah kepada allah lain, demikianlah juga dilakukan mereka kepadamu. 9 Oleh sebab itu dengarkanlah permintaan mereka, hanya peringatkanlah mereka dengan sungguh-sungguh dan beritahukanlah kepada mereka apa yang menjadi hak raja yang akan memerintah mereka.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 

Ada ungkapan ·rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput sendiri". Ungkapan ini ingin mengatakan bahwa apa yang dimiliki oleh orang lain selalu tampak lebih baik dari pada apa yang kita miliki. Pada akhirnya, ungkapan syukur kepada Allah atas apa yang telah diberikanNya, tidak pernah kita sampaikan kepada Tuhan.


Sobat Teruna yang dikasihi Tuhan, ketika lupa mengucap syukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan secara tidak langsung kita menolak Tuhan dan memaksa keinginan kita untuk Tuhan dengar. Namun, pernahkah bertanya dalam hati ataupun dalam doa, apa yang Tuhan inglnkan dan apa yang Tuhan kehendaki untuk dilakukan?


Inilah yang dilakukan oleh bangsa Israel. Ketika mereka kecewa dengan anak-anak dari nabi Samuel yakni Yoel dan Abia yang menjadi hakim tetapi hidup mereka tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dengan memutarbalikkan keadilan, bangsa Israel menginginkan seorang Raja untuk memimpin mereka. Keinginan ini juga karena mereka melihat bangsa-bangsa lain yang dipimpin oleh Raja. Atas dasar inilah, Tuhan berkata kepada nabi Samuel "Akulah yang mereka tolak supaya Aku tidak menjadi raja atas mereka.


Sobat Teruna yang terkasih, mari belajar untuk tidak melakukan sesuatu atas dasar keinginan dan kemauan diri sendiri, hanya karena kecewa dengan apa yang dialami. Kita harus belajar untuk selalu melihat kehendak Tuhan. Mintalah tuntunan Tuhan supaya apa yang kita lakukan sesuai dengan kehendakNya dan kita tidak menolak hadirNya dalam hidup kita. (ARP)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Tuhan, tuntunlah aku agar dalam setiap tindakan yang kulakukan dapat seturut kehendak Tuhan dan bukan keinginan dan kemauanku.








コメント


bottom of page