KESAKSIAN ROH KEBENARAN


1 Yohanes 5 : 6-9


6 Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. 7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. 9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.



Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Apakah Sobat Teruna tahu apa arti kata “saksi” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Di sana dijelaskan pertama: orang yang melihat atau mengetahui dan mengalami sendiri suatu peristiwa (kejadian). Kedua: orang yang diminta hadir pada suatu peristiwa untuk mengetahuinya agar suatu ketika apabila diperlukan dapat memberikan keterangan yang membenarkan bahwa peristiwa itu sungguh-sungguh terjadi.


Penulis surat Yohanes dalam bacaan ini menjelaskan kesaksian dari Roh Kebenaran atau Roh Kudus tentang Yesus Kristus. Menurutnya ada dua hal yang perlu diketahui oleh semua orang percaya. Pertama, Yesus datang dengan air. Air disini mengacu pada peristiwa pembaptisan Yesus di sungai Yordan. Pada saat Yesus dibaptis, ada kesaksian Roh yang turun ke atas-Nya. Kedua, selain dengan air Yesus juga datang dengan darah. Darah di sini mengacu pada peristiwa penyaliban Yesus di atas kayu salib di bukit Tengkorak. Kristus adalah satu-satunya korban yang sempurna untuk dapat menebus manusia dari dosa dan kesalahan. Darah-Nya yang dicurahkan menjadi jalan pendamaian antara Allah dan manusia. Dengan demikian, manusia diberikan kesempatan untuk selalu hidup dalam rasa syukur karena mendapatkan pengampunan dan hidupnya diperdamaikan dengan Allah.


Sobat Teruna, Roh Kebenaran telah bersaksi tentang Yesus Kristus. Dengan kesaksian-Nya itu kita semakin diteguhkan dalam iman percaya kepada sang Juruselamat bahwa Dialah Allah yang hidup dan berkuasa. Sebagaimana lirik Gita Bakti 78 yang menyatakan: “Yesus Kristus Sumber Hidup, Jurus’lamat Dialah. Dalam t’rang-Nya ada hidup.” Oleh sebab itu, mari kita pun bersaksi tentang Kristus yang penuh dengan kasih dan sayang. Bagaimana caranya kita bersaksi? Melalui kata dan perbuatan yang mengikuti ajaran dan kehendak-Nya. (VEUW)




Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Yesus Kristus, sebagai bentuk rasa syukur kami atas pengorbanan-Mu, aku mau memberi diri untuk dipakai menyaksikan karya keselamatan-Mu sehingga banyak orang yang kemudian mengaku dengan mulut dan percaya, bahwa Engkaulah satu-satunya, Tuhan dan Juruselamat.