KESETIAAN BERBUAH BERKAT


Kejadian 9 : 1-3


1 Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: ”Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. 2 Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. 3 Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Ketika kakak sedang bermain dengan adik, vas bunga kesayangan ibu terjatuh dan pecah. Kakak mencoba memperbaikinya supaya tidak ketahuan oleh ibu, namun hasilnya sangat jelek. Ketika ibu tahu akan hal ini, kakak dimarahi. Lalu kakak membawa vas bunga itu ke tangan seorang ahli untuk didesain ulang, ternyata berhasil.


Sobat Teruna, Allah pernah murka kepada manusia oleh karena dosa. Manusia sebagai gambar Allah telah rusak. Allah menghukum dengan mendatangkan air bah. Kehidupan di bumi punah. Hanya Nuh dan keluarga serta hewan yang ada di dalam bahtera yang selamat. Setelah air bah surut, Allah menata kembali kehidupan di bumi bersama Nuh dan keluarganya. Hewan dan tumbuhan telah disiapkan untuk dikelola oleh manusia. Nuh dan keluarganya pasti tidak mampu melakukannya tanpa bantuan Allah. Di saat yang sama, Allah juga berjanji untuk tidak lagi menghancurkan bumi.


Bacaan kita hari ini menyebutkan bahwa Allah memberkati Nuh dan berjanji akan memberikan keturunan yang banyak serta kekuasaan atas segala makhluk. Nuh diberkati dan dijanjikan hal seperti itu oleh karena kesetiaannya kepada Allah, sehingga dia serta seisi rumahnya diselamatkan. Tidak hanya diselamatkan, Allah juga menyediakan segala keperluan Nuh dan keluarganya.


Janji Allah tidak hanya berlaku bagi Nuh dan keluarganya. Janji Allah juga berlaku bagi setiap orang yang setia dan percaya pada-Nya. Bagaimana dengan kita? Apakah kita setia melakukan kebenaran firman-Nya? Bagaimana sikap kita ketika di sekolah, waktu bergaul, menghadapi ulangan? Bagaimana kita di rumah, bersikap kepada orangtua, kakak dan adik? Bagaimana ketika tak seorang pun melihat kita? Apakah kita tetap setia kepada Allah? Setialah kepada-Nya, pasti kita diberkati-Nya! (LLS)






Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Ya Allah, syukurku atas kesetiaan-Mu untuk diriku. Mohon ampunilah aku yang sering tidak setia. Kiranya Roh Kudus memampukan aku untuk tetap setia kepada-Mu.