KESETIAAN BERBUAHKAN BERKAT


Ulangan 28 : 1-6


1 ”Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. 2 Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu: 3 Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. 4 Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. 5 Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. 6 Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


“Banyak orang mengklaim bahwa mereka adalah orang Kristen, tetapi mereka tidak benar-benar percaya kepada Tuhan. Mereka hanya mengenal Tuhan. Anda tahu mengapa? Karena jika benar-benar percaya kepada Tuhan, anda akan patuh kepada-Nya. Bagaimana anda bisa mengatakan saya percaya Tuhan tetapi tidak mematuhi-Nya? Itu adalah kata-kata dari Manny Pacquiao, seorang petinju Filipina yang pernah menjadi juara dunia.


Banyak orang hanya ingin berkat Tuhan tetapi tidak mau mematuhi perintah-Nya, tak mau setia dan enggan mendengarkan suara-Nya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, berkat artinya karunia Tuhan yang membawa kebaikan dalam hidup manusia. Siapa di antara kita tidak ingin diberkati? Semua pasti mau bahkan berlomba-lomba ingin mendapatkan berkat tanpa ngapa-ngapain.


Firman Tuhan hari ini menceritakan tentang bangsa Isarel yang harus mendengarkan suara Tuhan dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya. Tuhan menjanjikan, apabila Bangsa Israel melakukan hal itu, maka Dia akan mengangkat mereka di atas segala bangsa di bumi, segala berkat akan datang kepada umat-Nya tersebut. Mereka akan diberkati di kota dan di ladang. Tuhan memberkati buah kandungannya, hasil bumi dan ternaknya serta segala pekerjaannya. Umat-Nya diberkati ketika masuk dan keluar. Luar biasa.


Sobat Teruna, tentunya firman Tuhan tersebut juga berlaku untuk kita. Namun bagaimana kita mendengar suara Tuhan tanpa memiliki relasi yang baik dengan-Nya? Bagaimana kita setia kepada-Nya tanpa mengerti perintah-Nya? Mari membangun persahabatan dengan Tuhan. Bertemulah secara khusus dengan-Nya setiap hari melalui pembacaan firman dan doa-doa pribadi kita. Ketika menjadi intim dengan Tuhan, pasti kita mendengarkan suara-Nya. Setelah mendengar suara Tuhan, lakukanlah perintah-Nya itu dengan setia dalam kehidupan kita. Itulah yang terutama. (LLS)







Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Mohon ampuni aku Tuhan yang seringkali hanya mengharapkan berkat-Mu, namun enggan melakukan perintah-Mu.