KESETIAAN BERBUAHKAN HIKMAT


Amsal 24 : 13-14


13 Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. 14 Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Madu adalah cairan kental manis yang berasal dari lebah. Selama masa pandemi COVID-19, madu termasuk salah satu yang paling banyak dikonsumsi karena khasiatnya. Khasiat madu sangat banyak. Madu bisa sebagai energy booster, mengobati batuk, menurunkan tekanan darah juga kolesterol, dll. Madu juga bisa membantu kita untuk tidur dengan nyenyak, sehingga imunitas tubuh tetap terjaga.


Dalam bacaan hari ini, Salomo meminta anaknya untuk memakan madu. Karena madu itu baik dan setiap tetesannya manis untuk langit-langit mulut. Jadi, kalau seseorang rutin mengonsumsi madu, maka khasiat madu itu akan diperoleh bagi tubuhnya. Apa yang orang makan setiap hari, itulah yang akan membentuk tubuhnya. You are what you eat!


Bagaimana dengan jiwa? Apakah jiwa tidak perlu diberi makan? Sama seperti tubuh, jiwa juga perlu diberi makanan yang berguna. Salomo mengatakan bahwa makanan bagi jiwa adalah hikmat. Hikmat yang berasal dari Allah, bukan dari diri sendiri. Karena hikmat dari diri sendiri adalah kebodohan. Hikmat berbeda dengan pintar atau memiliki ilmu pengetahuan yang banyak. Hikmat yang datang dari Allah adalah kebijaksanaan, sehingga seseorang mengetahui apa yang berkenan kepada Dia dan yang tidak. Jadi, kalau jiwa seseorang mengonsumsi hikmat dari Tuhan terus menerus, maka akan ada masa depan dan harapan tidak akan hilang.


Sobat Teruna, mari mengisi masa muda dengan hal yang baik bagi tubuh dan jiwa kita. Ketika kita ingin mengonsumsi lemak dan gula berlebihan, ingatlah itu tidak baik bagi tubuh. Demikian pun ketika kita ingin melakukan hal yang tidak berkenan bagi Allah, ingatlah bahwa itu bukanlah makanan yang baik bagi jiwa. Jadi berhikmatlah. (LLS)








Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Mohon karuniakan aku hikmat-Mu ya Allah, sehingga mampu mengenal apa yang berkenan bagi-Mu dan yang tidak, serta melakukannya dengan setia dalam hidup sehari-hari.