top of page

Melakukan Yang Benar



 

Yeremia 51 : 6 - 10


6 Larilah dari tengah-tengah Babel, hendaklah setiap orang menyelamatkan nyawanya, supaya kamu jangan tertumpas karena kesalahannya! Sebab inilah waktu pembalasan bagi TUHAN; Ia membayar ganjaran kepadanya. 7 Babel tadinya seperti piala emas di tangan TUHAN yang memabukkan seluruh bumi. Bangsa-bangsa minum dari anggurnya, itulah sebabnya bangsa-bangsa menjadi gila. 8 Tiba-tiba Babel jatuh dan pecah, ratapilah dia! Ambillah balsam untuk lukanya, mungkin ia menjadi sembuh! 9 Kami tadinya mau menyembuhkan Babel, tetapi ia tidak dapat disembuhkan; tinggalkanlah dia, marilah kita pulang masing-masing ke negerinya! Sungguh, penghukumannya sudah sampai ke langit, sudah menjangkau awan-awan! 10 TUHAN telah membuat segala kebenaran kita menjadi nyata; marilah kita ceritakan di Sion perbuatan TUHAN, Allah kita!


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 


Sobat Teruna, Mungkin ada yang pernah mengalami sudah mengungkapkan sebuah kebenaran atau sudah melakukan yang benar, namun tidak dipercaya dan tidak dianggap bahkan, justru disepelekan atau diperlakukan dengan buruk. Sedangkan ada orang lain yang salah, yang berkata tidak benar justru dipercaya, dipandang dan diperlakukan dengan baik. Dengan kata lain, ketidakadilan memang terkadang terjadi di tengah keseharian kita. Kata "kebenaran" berarti keadaan yang sesuai dengan yang sesungguhnya; sesuatu yang sungguh-sungguh ada. Kebenaran juga memiliki arti kelurusan hati dan kejujuran.


Alat untuk menghukum bangsa Israel, namun hukum Tuhan tetap diberlakukan atas Babel. Babel juga diperingatkan Tuan atas kekerasan dan penyembahan berhala yang mereka lakukan. Namun Babel mengabaikan bahkan menantang Tuhan (Yeremia 50:24b). "Tiba-tiba Babel jatuh dan pecah, ratapilah dia!" (ayat 8a). Babel adalah gambaran bangsa-bangsa pemberontak. Ole karena itu Tuhan memberlakukan hukuman atas Babel. Melalui Koresh, Raja Persia mengalahkan Babel dan Koresh mengijinkan bangsa Israel kembali ke negerinya. Tuhan telah membuat kebenaran menjadi nyata dan memperlihatkan kemahakuasaan-Nya.


Sobat Teruna, dari kisah ini kita dapat belajar untuk terus pegang kebenaran, pilih dan lakukan segala yang benar. Meski sekitarmu memilih yang salah, tetap pilihlah yang benar. Meski sekarang tampak belum ada hasilnya, namun pada waktunya kebenaran itu akan menjadi nyata. Orang yang berlaku tidak benar itu ada, mereka yang mengabaikan peringatan Tuhan itu ada. Yang perlu diwaspadai, jangan sampai karena alasan ketidakbenaran mereka, kita merasa berhak membalas atau melakukan yang buruk terhadap mereka, bahkan melakukan yang sama seperti mereka. Mari lakukan terus yang benar, Tuhan pembelamu!OKT/mmg




 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, kuatkan aku agar tidak terjerumus melakukan yang salah di mata-Mu serta teguhkan aku untuk terus memilih dan melakukan yang benar

Comments


bottom of page