top of page

MELANGKAH BERSAMA ALLAH YANG HIDUP



 

Habakuk 2:18-19

18 Apakah gunanya patung pahatan, yang dipahat oleh pembuatnya? Apakah gunanya patung tuangan, pengajar dusta itu? Karena pembuatnya percaya akan buatannya, padahal berhala-berhala bisu belaka yang dibuatnya.

19 Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: "Terjagalah!" dan kepada sebuah batu bisu: "Bangunlah!" Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Bacaan kita pada saat ini adalah sebuah sindiran bagi bangsa Babel yang memuja patung-patung buatan manusia. Patung-patung berhala bangsa Babel yang dipahat dan terbuat dari emas. Habakuk menyatakan bahwa patung-patung tersebut diyakini oleh para pembuatnya, namun patung-patung tersebut bisu. Patung-patung tersebut tidak bergerak, apalagi mengajar. Meskipun patung-patung tersebut dibuat dari bahan-bahan yang mahal seperti emas dan perak, namun berhala tersebut tetaplah hanya benda mati.


Tulisan sindiran pemuja berhala seperti bacaan kita ini sering kita baca di Alkitab. Para penulis Alkitab ingin mengatakan supaya manusia tidak percaya kepada patung buatan manusia, melainkan percaya kepada Allah yang hidup. Demikian juga bacaan kita yang ingin menyindir bangsa Babel, tetapi ini merupakan sebuah himbauan juga bagi bangsa Yehuda. Habakuk ingin menyampaikan kepada bangsa Yehuda supaya mereka tetap percaya kepada Allah yang hidup. Jangan sampai bangsa Yehuda masuk dalam penyembahan berhala, seperti bangsa Babel. Habakuk mengajak bangsa Yehuda untuk setia pada Allah, meskipun mereka dalam kesulitan hidup.


Sobat Teruna, banyak orang yang mengandalkan kekuatan lain dalam menjalani hidup mereka. Mereka mengandalkan kekuatan harta, jabatan, kehormatan dan kekuatan-kekuatan yang lain; mereka memilih untuk mengandalkannya daripada menyerahkan kehidupan mereka kepada Allah yang hidup. Saat ini kita diajak oleh Habakuk, untuk berjalan bersama dengan Allah dalam kehidupan kita di dunia ini. Allah yang hidup, yang telah mengutus Putra-Nya, yaitu Yesus Kristus untuk menebus dosa dunia dan menjadi Juruselamat kita.


Sobat Teruna, Yesus Kristus sudah menebus kita sehingga kita menjadi milik-Nya. Mari melangkah dalam kehidupan ini bersama Allah yang hidup, Dia yang akan selalu menyertai dan memberkati kehidupan kita. (ASWP)



 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Allah yang hidup, teruslah berjalan bersama-sama denganku di tengah-tengah dunia ini.

ความคิดเห็น


bottom of page