MELUNAKKAN HATI TUHAN



Zakharia 8 : 20-22

20 Beginilah firman Tuhan semesta alam: ”Masih akan datang lagi bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota. 21 Dan penduduk kota yang satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain, mengatakan: Marilah kita pergi untuk melunakkan hati Tuhan dan mencari Tuhan semesta alam! Kami pun akan pergi! 22 Jadi banyak bangsa dan suku-suku bangsa yang kuat akan datang mencari Tuhan semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati Tuhan.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


Herman ingin sekali keluar rumah hari itu. Hujan lebat tidak mengurungkan niatnya menyambut ajakan teman-temannya bermain sepak bola. Dia memberanikan diri menyelinap lewat pintu belakang supaya tidak diketahui orang tuanya yang sudah pasti akan melarangnya keluar. Pintu yang sama pula yang Herman gunakan sebagai akses pulang setelah puas berbasah-basah ria di arena tendang bola. Setelah berhasil menyelinap masuk, alih-alih menuju kamarnya Herman memilih untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring, menyapu, mengepel, dll. Karena pikirnya, jika dia melakukan hal itu, maka hati orang tuanya akan lebih lunak dan urung memarahi tindakanya kabur dari rumah tadi.


Kitab Zakharia 8:20-22 yang kita baca hari ini menyampaikan tentang janji keselamatan bagi bangsa-bangsa. Sebelumnya dalam ayat 1-19 dituliskan tentang berita keselamatan khusus untuk bangsa Israel sendiri. Dinyatakan di sana bahwa akan datang bangsa dan penduduk dari banyak kota. Mereka berpindah-pindah untuk mencari Tuhan dan melunakkan hati-Nya (ayat 21-22). Bahkan bangsa yang kuat sekalipun datang mencari Tuhan ke Yerusalem untuk melakukan hal yang sama (ayat 23).


Sobat Teruna, keselamatan yang Tuhan berikan bersifat universal, bukan hanya untuk bangsa Yahudi, tetapi bangsa-bangsa lain juga. Asalkan mereka mau datang mencari Tuhan dan melunakkan hati-Nya. Sama seperti Herman yang merasa bersalah dan merayu untuk melunakkan hati orang tuanya, hal yang sama juga yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya apa pun latar belakangnya. Saat ini, ketika menyadari diri sebagai manusia berdosa, sudah sepantasnya kita datang dengan rendah hati di hadapan Tuhan. Kita melunakkan hati Tuhan dengan cara hidup berkenan kepada-Nya serta melakukan seluruh kehendak-Nya dalam ketaatan penuh. (VS)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, tolong ajarlah aku untuk selalu memiliki kerinduan menyenangkan-Mu hari lepas hari.