top of page

Membangun Diri di Atas Dasar Yang Teguh




 


YUDAS 1 : 17–20


17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus. 18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." 19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus. 20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.



Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 


Di Jakarta ada sebuah monumen yang selain menjadi identitas kota juga menjadi salah satu identitas negara kita. Monumen itu bernama Monumen Nasional, atau sering disebut dengan Monas. Monumen ini dibangun dengan harapan dapat berdiri kokoh dan tahan dalam segala cuaca, bahkan gempa bumi sekalipun. Salah satu syarat agar harapan itu tercapai adalah harus berdiri di atas fondasi yang kokoh, kuat dan teguh. Apabila fondasi tersebut bergeser sedikit saja, maka akan membawa dampak yang fatal hingga bagian atasnya.


Gambaran di atas senada dengan yang dinasihatkan Yudas kepada para jemaat. Mereka diajar agar senantiasa membangun diri di atas iman yang kokoh dan selalu bersiap untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Akan datang masanya jemaat menghadapi masa pencobaan yang ditandai dengan hadirnya para pengejek dan pemecah di tengah jemaat. Para penyesat itu didorong dan dikuasai oleh hawa nafsu dunia yang menghancurkan. Untuk itu jemaat harus terus berpengharapan dalam doa sambil terus berbuat baik kepada sesama.


Usia remaja yang saat ini sedang Sobat Teruna jalan adalah fase emas yang sangat menentukan bagi masa depan. Apabila kita gagal membangunnya, maka dapat dipastikan akan sulit untuk diperbaiki di masa mendatang. Oleh karena itu, kita harus bersedia dan mengupayakan proses pembangunan diri dan iman. Karena semakin bertambah dewasa semakin beragam pula tantangan yang akan dihadapi. Seperti yang Yudas gambarkan, akan datang masanya kita akan mengalami pencobaan yang begitu berat. Akan tetapi ketika fondasi iman dan berpengharapan kita telah tertempa dengan teguh pada Kristus, maka semua kondisi tersebut akan dapat diatasi. Jangan ragu Sobat, Kristus adalah Penolong yang sejati. LS/al



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Bentuk dan bangunlah imanku ya Tuhan , agar berkenan bagimu dan tolonglah aku menghadapi segala pencobaan.








Comentarios


bottom of page