MENCUCI PAKAIAN



 

Keluaran 19 : 10-16

10 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. 11 Menjelang hari ketiga mereka harus bersiap, sebab pada hari ketiga TUHAN akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai.12 Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapapun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati.13 Tangan seorangpun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu."14 Lalu turunlah Musa dari gunung mendapatkan bangsa itu; disuruhnyalah bangsa itu menguduskan diri dan merekapun mencuci pakaiannya. 15 Maka kata Musa kepada bangsa itu: "Bersiaplah menjelang hari yang ketiga, dan janganlah kamu bersetubuh dengan perempuan."16 Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, pernahkah mencuci pakaian dengan tangan sendiri? Kegiatan ini tentu jarang sekali kita lakukan. Mengapa? Karena umumnya pakaian kita dicuci oleh orangtua kita, mesin cuci atau pun asisten rumah tangga. Mencuci pakaian adalah suatu kegiatan yang sudah ada dari zaman Alkitab. Mencuci pakaian mempunyai makna yang khusus terutama bagi bangsa Israel. Apa makna dari mencuci pakaian?


Bacaan Alkitab kita pada hari ini terambil dari Kitab Keluaran. Kitab Keluaran merupakan cerita mengenai perjalanan Israel di padang gurun yang dipimpin oleh Tuhan. Para ahli Alkitab meyakini bahwa sebagian besar tulisan dalam Kitab Keluaran bersumber dari Musa. Dalam bacaan hari ini, Tuhan hendak bertemu dengan bangsa Israel. Namun pertemuan itu mempunyai syarat khusus. Syarat itu diperlukan agar Israel tidak tertimpa celaka. Salah satu syarat wajib adalah mencuci pakaian. Mencuci pakaian bermakna membersihkan atau menguduskan diri. Tuhan itu kudus karenanya Israel pun harus memastikan dirinya kudus atau bersih hatinya saat berhadapan dengan Tuhan. Dengan demikian mencuci pakaian mempunyai arti memisahkan diri dari segala hal yang bersifat tidak kudus.

Sobat Teruna, sebagaimana telah dijelaskan tadi bahwa mencuci pakaian mempunyai makna membersihkan atau menguduskan diri saat berjumpa dengan Tuhan. Untuk maksud tersebut kita terpanggil guna hidup penuh dengan tanggung jawab. Tanggung jawab artinya kita sendiri berkewajiban untuk memisahkan diri dari hal-hal yang tidak kudus. Apa itu hal-hal yang tidak kudus? Tentunya semua hal yang melawan perintah Tuhan atau yang cemar seperti perasaan benci terhadap sesama ciptaan, tidak taat dan hormat terhadap orangtua dan tidak menjaga kesehatan tubuh kita sendiri serta lainnya. (BA)



 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan, ajar aku untuk bertanggung jawab untuk hidup yang kudus. Ajar aku untuk memisahkan diriku dari hal-hal yang tidak kudus, Tuhan.