MENEGAKKAN KEADILAN, MENCIPTAKAN PERDAMAIAN



 

Yosua 20:1-6

1 Berfirmanlah Tuhan kepada Yosua, demikian: 2 ”Katakanlah kepada orang Israel, begini: Tentukanlah bagimu kota-kota perlindungan, yang telah Kusebutkan kepadamu dengan perantaraan Musa, 3 supaya siapa yang membunuh seseorang dengan tidak sengaja, dengan tidak ada niat lebih dahulu, dapat melarikan diri ke sana, sehingga kota-kota itu menjadi tempat perlindungan bagimu terhadap penuntut tebusan darah. 4 Apabila ia melarikan diri ke salah satu kota tadi, maka haruslah ia tinggal berdiri di depan pintu gerbang kota dan memberitahukan perkaranya kepada para tua-tua kota. Mereka harus menerima dia dalam kota itu dan memberikan tempat kepadanya, dan ia akan diam pada mereka. 5 Apabila penuntut tebusan darah itu mengejar dia, pembunuh itu tidak akan diserahkan mereka ke dalam tangannya, sebab ia telah membunuh sesamanya manusia dengan tidak ada niat lebih dahulu, dan dengan tidak menaruh benci kepadanya lebih dahulu. 6 Ia harus tetap diam di kota itu sampai ia dihadapkan kepada rapat jemaah untuk diadili, sampai imam besar yang ada pada waktu itu mati. Maka barulah pembunuh itu boleh pulang ke kotanya dan ke rumahnya, ke kota dari mana ia melarikan diri.”

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Allah memerintahkan Yosua untuk membagi tanah di sebelah barat sungai Yordan kepada kedua belas suku Israel. Wilayah-wilayah tersebut dibagi secara adil dan dicatat secara teliti. Khusus untuk suku Lewi, mereka diberikan kota-kota yang tersebar di berbagai wilayah karena mereka mempunyai tugas khusus sebagai imam. Selain menetapkan wilayah untuk dua belas suku Israel dan kota-kota untuk suku Lewi, Allah memerintahkan Yosua untuk menentukan kota-kota perlindungan. Fungsi kota-kota ini adalah menjadi suaka atau tempat perlindungan bagi seseorang yang tidak sengaja membunuh orang lain. Kota ini dapat melindungi tersangka pembunuhan dari kemarahan pihak yang menuntut pembalasan.

Pengaturan pembagian wilayah dan kota-kota tersebut menunjukkan bahwa Allah menghendaki keadilan dan perdamaian. Allah sesungguhnya tidak menyukai perselisihan di antara umat-Nya. Oleh sebab itu, Allah memerintahkan Yosua untuk membagi-bagi tanah Kanaan. Allah juga tidak menyukai amarah dan kebencian. Ia ingin agar tidak ada yang terburu-buru untuk menghakimi dan menghukum orang lain sehingga Ia memerintahkan untuk membangun kota perlindungan.

Sobat Teruna, apakah kita selama ini berupaya menciptakan situasi yang damai? Atau, jangan-jangan kehadiran kita bagi orang lain justru menimbulkan amarah bahkan kebencian? Hari ini kita belajar untuk berlaku adil terhadap siapa pun, bahkan terhadap diri kita sendiri dengan cara memberikan tubuh kita waktu untuk beristirahat dengan baik, berolahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat. Selain itu, kita juga tidak boleh diam jika ada orang lain yang mengalami ketidakadilan. Kita harus berani membela mereka yang didiskriminasi (diperlakukan secara berbeda). Keadilan yang kita upayakan akan menciptakan suasana yang damai. Selain itu, kita pun dapat menjadi berkat bagi banyak orang. (TV)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Allah, aku ingin berlaku adil agar terciptalah suasana damai bagi diriku dan orang-orang di sekitarku.