top of page

“MENGAKUI KESALAHAN DARI HATI”



 

Yoel 2 : 12-14


12 "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." 13 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. 14 Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, masing-masing kita pasti pernah berbuat kesalahan.

Entah disengaja ataupun tidak. Kesalahan biasanya muncul karena kelalaian

atau kegagalan dalam memaknai sesuatu. Kesalahan biasanya jarang disadari

oleh pelakunya. Atau bisa juga, seseorang sudah tahu kesalahannya tetapi tidak

mau mengakui. Kesalahan biasanya membuat orang lain kecewa. Dan kecewa itu

biasanya berbeda-beda. Ada rasa kecewa yang mudah dilupakan dan ada juga

rasa kecewa yang teramat sangat sehingga menimbulkan kemarahan yang tak

terlupakan. Rasa kecewa terhadap pelaku tentu tidak akan besar apabila mereka

mengakui kesalahan secara sungguh-sungguh, bukan?


Nah Sobat Teruna, melalui Nabi Yoel, Tuhan pun menyampaikan bahwa

Dia mau menghukum atas sebuah kesalahan atau dosa yang dilakukan umat-

Nya. Hukuman tersebut dinyatakan sebagai “Hari Tuhan yang sangat dahsyat”

(Yoel 2:11). Dan melalui Nabi Yoel, Tuhan memanggil umat untuk kembali dan

segera bertobat. Tuhan ingin umat-Nya segera menyadari kesalahannya secara

sungguh-sungguh dan bukan pura-pura. Caranya bagaimana? Yang diminta Tuhan

bukan sekedar menampilkan pertobatan dari luarnya saja melainkan pertobatan

yang disadari secara jujur yang dimulai dari hati. Pertobatan dari hati seharusnya

bersifat permanen dan berwujud sebuah ketaatan penuh kepada Tuhan.


Sobat Teruna, Tuhan yang marah adalah Tuhan yang juga sangat

menyayangi umat-Nya. Menyadari bahwa Tuhan begitu sayangnya kepada kita

seharusnya membuat kita tidak lagi mau berbuat kesalahan. Kita pasti kesel

banget kalau ada seorang sahabat yang hari ini mengakui kesalahan tetapi kembali

berbuat salah lagi. Tapi walaupun demikian, Tuhan yang Panjang sabar tetap akan

menerima dan mengampuni kesalahan kita sepanjang kita benar-benar menyesal

dan mau bertobat. HTT



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Doa: Ya Tuhan, berikan kepada-ku pengampunan dan teguhkanlah hati-ku untuk selalu setia kepada-Mu.


Comments


bottom of page