MENGAPA GALAU?


Kejadian 41 : 1-8

1 Setelah lewat dua tahun lamanya, bermimpilah Firaun, bahwa ia berdiri di tepi sungai Nil. 2 Tampaklah dari sungai Nil itu keluar tujuh ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk badannya; lalu memakan rumput yang di tepi sungai itu. 3 Kemudian tampaklah juga tujuh ekor lembu yang lain, yang keluar dari dalam sungai Nil itu, buruk bangunnya dan kurus badannya, lalu berdiri di samping lembu-lembu yang tadi, di tepi sungai itu. 4 Lembu-lembu yang buruk bangunnya dan kurus badannya itu memakan ketujuh ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk itu. Lalu terjagalah Firaun. 5 Setelah itu tertidur pulalah ia dan bermimpi kedua kalinya: Tampak timbul dari satu tangkai tujuh bulir gandum yang bernas dan baik. 6 Tetapi kemudian tampaklah juga tumbuh tujuh bulir gandum yang kurus dan layu oleh angin timur. 7 Bulir yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang bernas dan berisi tadi. Lalu terjagalah Firaun. Agaknya ia bermimpi! 8 Pada waktu pagi gelisahlah hatinya, lalu disuruhnyalah memanggil semua ahli dan semua orang berilmu di Mesir. Firaun menceritakan mimpinya kepada mereka, tetapi seorang pun tidak ada yang dapat mengartikannya kepadanya.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974,2018.


Dani bertanya kepada Calvin, “Kok mukamu cemberut?” Kemudian dijawab Calvin, “Iya nih, aku lagi galau! Aku mimpi buruk tadi malam.” Kata “galau” sudah akrab didengar dan diucapkan bahkan dirasakan oleh kita. Galau berarti keadaan pikiran yang kacau tidak keruan (KBBI V).


Sobat Teruna, bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang Firaun yang sedang gelisah. Pikiran dan hatinya sedang kacau tak keruan karena dia mendapat mimpi yang membingungkan. Ada tujuh ekor lembu yang indah dan gemuk memakan rumput di tepi sungai Nil. Mereka kemudian dimakan oleh tujuh lembu yang buruk dan kurus, yang keluar dari dalam sungai! Hal itu membuat Firaun terbangun dari tidur. Setelah Firaun tertidur lagi, datanglah mimpi kedua yang tak kalah membingungkannya. Ada tujuh bulir gandum yang baik juga berisi dalam satu tangkai yang ditelan oleh tujuh bulir gandum yang kurus dan layu. Karena kepikiran dengan mimpi-mimpi itu, Firaun kemudian memanggil semua orang pintar di Mesir untuk menjelaskan maknanya tetapi tak seorang pun yang dipanggilnya dapat mengartikannya.


Sobat Teruna, ada berbagai penyebab yang membuat seseorang menjadi galau. Firaun menjadi galau karena mendapat mimpi yang tidak masuk di akalnya. Mungkin ada di antara Sobat Teruna yang sedang galau karena hal-hal yang sedang dialami dalam pendidikan, persahabatan, dll. Di tengah kebingungan yang terjadi dalam hidup kita, hanya Tuhan yang bisa menjadi sumber jawaban dan solusi yang tepat. Tuhan mempunyai berbagai cara dan waktu yang tepat untuk menjawab setiap pertanyaan kita. Terlebih Tuhan mempunyai rencana indah di balik semua hal yang belum kita mengerti sekarang. Tenanglah dan percayakan kehidupan kita kepada Tuhan. (YR)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, pada-Mu ada masa depan. Aku percaya kehidupanku aman dalam lindungan dan rancangan Tuhan. Aku mau terus berharap hanya pada-Mu, Tuhan.