MENJADI MURID TUHAN YESUS



 

Kisah Para Rasul 16: 1-3

1 Paulus datang juga ke Derbe dan ke Listra. Di situ ada seorang murid bernama Timotius; ibunya adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani. 2 Timotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium, 3 dan Paulus mau, supaya dia menyertainya dalam perjalanan. Paulus menyuruh menyunatkan dia karena orang-orang Yahudi di daerah itu, sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Tahukah Sobat Teruna, bahwa kata “murid” di dalam bahasa Latin adalah “discipulus”? Dalam bahasa Inggris, kata itu menjadi “disciple”, dan sangat dekat dengan kata “discipline” yang berarti disiplin. Menjadi murid Tuhan Yesus, salah satu hal yang penting untuk dimiliki adalah disiplin. Murid Tuhan pastilah disiplin. Kalau tidak, itu berarti “murid-muridan”, bukan murid sesungguhnya. Seperti juga kata “mobil-mobilan”, yang berarti bukan mobil sesungguhnya, hanya sebuah mainan.


Timotius adalah murid Rasul Paulus. Ibunya bernama Eunike seorang Yahudi Kristen. Ayahnya seorang Yunani (ay.1). Neneknya bernama Lois. Sejak kecil Timotius sudah mengenal Tuhan Yesus dari orang tuanya yang taat dan setia kepada-Nya. Kedisiplinannya sejak kecil membuatnya menjadi anak muda yang gemar mempelajari Kitab Suci (II Tim.3:15). Timotius belajar banyak dari Rasul Paulus. Bahkan ia mengikuti perjalanan Pekabaran Injil Paulus dengan setia. Ketekunan dan kedisiplinan Timotius sebagai murid dalam belajar, membuat dia banyak diberi peran oleh Rasul Paulus. Ia menjadi gembala di jemaat Efesus, mewakili Paulus membina jemaat di Filipi, Tesalonika dan Korintus. Pauluspun berkata, “Kesetiaannya telah teruji. Ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya” (Flp.2:21,22). Rasul Paulus bahkan menyebut Timotius sebagai orang satu-satunya yang “sehati sepikir” dengannya (Flp.2:20).


Sobat Teruna, apakah kita juga merupakan tipe orang yang bertekun dan disiplin dalam belajar sebagai seorang murid? Ingatlah, hanya orang-orang yang tekun dan disiplin dalam belajar, disertai sikap bertanggung jawab, juga meminta pertolongan Tuhan yang akan mengalami kesuksesan. Mereka akan mendapatkan banyak kesempatan untuk berkarya. Belajarlah dari Timotius yang menjadi sukses karena bertekun, disiplin dan bertanggung jawab dalam hidupnya. (MM)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan Yesus tolong jadikanlah aku murid yang tekun, disiplin, dan bertanggung jawab mulai hari ini agar dapat hidup dengan penuh kesetiaan mengikuti Engkau sebagai Juruselamatku.