NEW YEAR’S COMMITMENT - BE BRAVE!



 

Wahyu 22 : 10-11

10 Lalu ia berkata kepadaku: ”Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. 11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Malala Yousafzai, seorang perempuan Pakistan yang saat itu berusia 15 tahun, ditembak oleh Taliban karena menyuarakan hak dan pendidikan perempuan di Pakistan. Saat itu Taliban melarang perempuan Pakistan bersekolah dan memiliki pendidikan. Namun Malala dan keluarganya melawan aturan tersebut. Dia tidak hanya diam. Dia melawan ketidakbenaran tersebut.


Yohanes Pembaptis mengecam perceraian Herodes dan istrinya. Selain itu, karena Herodes melanggar aturan dengan mengambil Herodias, istri saudaranya. Yohanes Pembaptis tidak tinggal diam menyaksikan kebobrokan tersebut. Hasilnya, kepala Yohanes dipenggal dan dijadikan hadiah untuk putri Herodias pada saat ulang tahun Herodes. Kisah tentang bagaimana para nabi berani menegur penguasa pasti sudah banyak kita baca dan ketahui. Namun apakah semua itu hanya untuk sekedar menambah pengetahuan saja?


Sobat Teruna, seringkali kita takut menegur kesalahan orang lain, bukan? Kita takut dikucilkan, kehilangan teman, dianggap sok suci dan banyak ketakutan lainnya. Sikap seperti ini sama dengan pengecut, tak percaya diri dan tidak meyakini bahwa Tuhan menyertai kita. Padahal Tuhan sangat bersukacita kalau kita hidup di dalam kebenaran.


Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk hidup di dalam kebenaran. Mari kita mulai dari diri sendiri. Mulailah memikirkan bagaimana sikap dan perilaku kita selama ini. Belum terlambat untuk berubah. Di hari ke-3 tahun 2022 ini, mari membuat komitmen untuk memohon bantuan Roh Kudus agar kita bisa menolak mereka yang mengajak hidup di dalam kecemaran dan melakukan ketidakbenaran. Mari aktif menyuarakan kebenaran, berusaha mengejar kekudusan, melakukan kebaikan dan tidak suam-suam kuku. Mari menjadi teruna yang berani menegur mereka yang salah, tentunya di dalam hikmat Tuhan. Pasti kita bisa! (LLS)

 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Roh Kudus, tolong bantulah aku untuk selalu memiliki keberanian melakukan dan mengatakan kebenaran, bahkan menegur mereka yang melanggar aturan-Mu.