top of page

NEW YEAR’S COMMITMENT: BE THE LOVE!



 

Yohanes 3 : 14-15

14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Kasih teragung yang pernah disaksikan oleh dunia adalah kematian Yesus Kristus di atas kayu salib. Betapa besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Adakah kasih yang lebih besar dari ini?


Tahun 1930, John Griffith memiliki pekerjaan menurunkan jembatan sehingga kereta penumpang dan kereta barang bisa melintas. Suatu hari, John membawa putranya yang berusia delapan tahun untuk menemaninya bekerja. Si anak sangat bersemangat menyaksikan kereta di jembatan besar dan melihat pos kontrol dengan segala pengungkitnya. Tengah hari, ada jeritan peluit kereta dari kejauhan. Dengan segera John kembali ke menara kontrol untuk menarik tuas. Namun dia melihat putranya tergelincir dari dek observasi dan jatuh ke roda gigi besar yang menjalankan jembatan. Kaki si anak tersangkut di roda penggerak dari roda gigi utama. John panik, matanya berkaca-kaca. Dia harus memilih. Kalau dia menarik tuas, seluruh penumpang di kereta terselamatkan, namun tubuh anaknya akan hancur di roda penggerak. Kalau dia tidak menarik tuas, anaknya selamat namun ratusan penumpang kereta api akan celaka. Dengan berlinang air mata, dia menarik tuas sehingga jembatan besar diturunkan, kereta bisa melintas dengan selamat, dan anaknya meninggal di tempat.


Sobat Teruna, apa yang dilakukan Allah jauh lebih besar. Melalui kematian Anak-Nya, setiap orang percaya tidak binasa. Akankah kita menyia-nyiakan pengorbanan yang sudah dilakukan Yesus Kristus dengan cara hidup yang tidak memuliakan-Nya? Akankah kita juga berdiam diri menyaksikan banyak orang berjalan menuju kebinasaan. Mari berbuat sesuatu. Bertobatlah dan beritakan Injil Tuhan! (LLS)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Terima kasih untuk Engkau yang mau mati bagiku orang berdosa ini, ya Yesus Kristus. Mohon layakkan aku dipakai dan dimampukan menjadi pewarta Injil-Mu.

Comments


bottom of page