top of page

Pembawa Damai






YESAYA 9 : 1 – 6


1 Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. 2 Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. 3 Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. 4 Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. 5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. 6 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 

Menghadirkan damai dalam kehidupan ini adalah tugas kita bersama sehingga sendi-sendi kehidupan dapat dibangun dengan baik. menghadirkan damai bagi sesama adalah bagian dari kesaksian kita di tengah dunia ini karena Yesus Kristus sudah mendamaikan kita dari dosa. Menghadirkan damai adalah tanggung jawab bersama sehingga ada ketenangan, ketentraman dan keindahan dalam kehidupan.


Perikop bacaan kita mengisahkan tentang nubuat yang akan terjadi ditengah kehidupan bangsa Yehuda yang pada waktu itu hidup menurut keinginan mereka sendiri, umat Israel melawan kehendak Allah, umat Israel melakukan sesuatu yang bertentangan dengan ketetapan Tuhan. Dalam situasi yang demikian firman Tuhan datang kepada Yesaya untuk disampaikan kepada umat Israel tentang nubuat "raja damai". Raja Damai akan hadir di tengah-tengah kehidupan umat Israel karena itu umat diminta menyambut Raja Damai itu dengan membuka hati dan pikiran yang tertuju pada kehendak-Nya sehingga umat dapat menikmati damai sejahtera yang dibawa.


Sang Pembawa Damai itu adalah Yesus Kristus yang datang ke dalam dunia ini + 2000 tahun yang lalu. Kedatangan-Nya dalam dunia untuk mendamaikan manusia yang penuh dengan dosa. Oleh karena itu marilah kita menjadi teruna-teruna pembawa damai, supaya melalui kehadiran kita damai dari Tuhan Yesus dapat dialami juga oleh orang-orang di sekitar kita, saat di rumah, saat bersama tema di sekolah, maupun ketika bersama teman-teman dalam Persekutuan Teruna.


Sobat Teruna, marilah menjalani proses kehidupan ini dengan terus belajar menjadi pendamai-pendamai bagi sesama dengan meneladani Tuhan Yesus Kristus. Agar kehadiran kita dapat membawa damai sejahtera Tuhan. Selamat menjadi pendamai dalam kehidupan ini. Tuhan Yesus Sang Pembawa Damai senantiasa memberkati. (RM/rsk)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya... Tuhan..... mampukan diriku menjadi "pendamai-pendamai" ditengah kehidupan ini, agar hanya nama Tuhan Yesus dipuji dan dimuliakan.








Comments


bottom of page