top of page

PERCAYALAH SENANTIASA KEPADA TUHAN YESUS


 

Kejadian 15: 1-6

1 Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan: ”Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” 2 Abram menjawab: ”Ya Tuhan Allah, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.” 3 Lagi kata Abram: ”Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.” 4 Tetapi datanglah firman Tuhan kepadanya, demikian: ”Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.” 5 Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta berfirman: ”Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: ”Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” 6 Lalu percayalah Abram kepada Tuhan, maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


 


Abram telah menerima janji TUHAN bahwa keturunannya akan menjadi bangsa yang besar dan menempati tanah perjanjian pada waktunya. Namun demikian, kenyataannya pada saat itu, ia belum juga memiliki anak kandung. Abram sampai sempat berpikir bahwa dirinya akan meninggal tanpa mempunyai anak (ay. 2). Kemudian TUHAN meneguhkan janji-Nya sekali lagi kepada Abram (ay. 4,5). Abram pun percaya terhadap janji itu dan Allah memperhitungkan sikap tersebut sebagai kebenaran (ay. 6). Jalan panjang memang harus dilalui Abram karena janji TUHAN tidak cepat (langsung) digenapi secara keseluruhan. Walaupun demikian, janji TUHAN pasti digenapi satu demi satu.


Sobat Teruna, ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus dan ‘mengikuti’ Dia, bukan berarti segala sesuatu akan diperoleh secara cepat atau ‘instan.’ Namun demikian, kebutuhan kita akan dicukupkan oleh Tuhan Yesus setiap hari. Tuhan Yesus tidak pernah berjanji bahwa semua doa-doa kerinduan kita akan direalisasikan dalam semalam. Tuhan Yesus berjanji akan menyertai terus menerus, baik dalam susah maupun senang, sedih dan gembira, waktu bergumul ataupun tidak ada masalah, ketika kita sedang berjuang menjalani kehidupan ini, juga meraih cita-cita serta harapan masa depan.


Apakah kenyataan di atas membuat iman kita berkurang? Kita sebagai Teruna Kristus, jangan pernah mundur dalam melangkah menuju masa depan bersama Tuhan Yesus. Ia tidak pernah ingkar janji. Mari kuatkan hati dalam mengikuti kehendak-Nya, walau kita menghadapi situasi yang sulit. Bersabarlah menanti jawaban doa yang digumulkan. Teguhkanlah iman dan pengharapan kita karena Tuhan Yesus pasti menggenapi janji-Nya satu demi satu pada waktu-Nya. (AMM)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, aku percaya bahwa janji-Mu pasti digenapi dalam hidupku.

Comentários


bottom of page