PERHATIKAN PERGAULANMU!


Hosea 1 : 1-9


1 Firman Tuhan yang datang kepada Hosea bin Beeri pada zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel.

2 Ketika Tuhan mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: ”Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi Tuhan.” 3 Maka pergilah ia dan mengawini Gomer binti Diblaim, lalu mengandunglah perempuan itu dan melahirkan baginya seorang anak laki-laki. 4 Kemudian berfirmanlah Tuhan kepada Hosea: ”Berilah nama Yizreel kepada anak itu, sebab sedikit waktu lagi maka Aku akan menghukum keluarga Yehu karena hutang darah Yizreel dan Aku akan mengakhiri pemerintahan kaum Israel. 5 Maka pada waktu itu Aku akan mematahkan busur panah Israel di lembah Yizreel.”

6 Lalu perempuan itu mengandung lagi dan melahirkan seorang anak perempuan. Berfirmanlah Tuhan kepada Hosea: ”Berilah nama Lo-Ruhama kepada anak itu, sebab Aku tidak akan menyayangi lagi kaum Israel, dan sama sekali tidak akan mengampuni mereka. 7 Tetapi Aku akan menyayangi kaum Yehuda dan menyelamatkan mereka demi Tuhan, Allah mereka. Aku akan menyelamatkan mereka bukan dengan panah atau pedang, dengan alat perang atau dengan kuda dan orang-orang berkuda.” 8 Sesudah menyapih Lo-Ruhama, mengandunglah perempuan itu lagi dan melahirkan seorang anak laki-laki. 9 Lalu berfirmanlah Ia: ”Berilah nama Lo-Ami kepada anak itu, sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukanlah Allahmu.”


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Manusia disebut sebagai makhluk sosial. Artinya dia membutuhkan orang lain dan tidak dapat hidup sendiri. Karena itu, sebagai manusia kita juga mempunyai teman, sahabat, saudara, tetangga dan sebagainya. Dalam pergaulan, ada teman yang membawa pengaruh baik dan tidak bagi kita. Ada teman yang baik. Ada juga teman yang jahat, yang menyesatkan dan mencelakakan hidup kita. Teman yang baik akan membuat kita semakin dekat dengan Tuhan. Sebaliknya, teman yang jahat akan membuat kita menjadi anak yang nakal dan tidak setia kepada Tuhan.


Ketika bangsa Israel kembali dari Mesir, mereka menempati lagi tanah Kanaan bersama dengan sebagian orang-orang di sana. Hidup bersama dengan orang Kanaan membuat orang Israel terpengaruh dengan kebiasaan mereka. Mereka menyembah dewa-dewa orang Kanaan dan tidak lagi setia kepada Tuhan. Tuhan tidak berkenan dengan cara hidup orang Israel. Tuhan memakai kehidupan pernikahan Hosea dengan perempuan sundal bernama Gomer sebagai gambaran hubungan-Nya dengan umat-Nya, bangsa Israel. Hal ini menunjukkan betapa tidak setianya bangsa Israel (sebagai Gomer) kepada Tuhan yang telah memelihara dan menyelamatkan mereka. Tuhan marah kepada bangsa Israel dan akan menghukum mereka. Nama anak-anak nabi Hosea menunjukkan bahwa Tuhan akan menghukum umat-Nya yang tidak setia kepada-Nya.


Sobat Teruna, berhati-hatilah dalam pergaulan. Dalam bermain dan berteman, kita harus tetap menomorsatukan Tuhan dan memuliakan Nama-Nya. Mari membawa pengaruh yang baik dalam bergaul, sehingga melalui hidup kita, teman-teman juga hidup takut akan Tuhan dan memuliakan Nama-Nya. Mari menjadikan lingkungan pergaulan kita sebagai komunitas yang sehat. Dalam pergaulan yang sehat, kiranya ada teruna-teruna GPIB yang selalu taat dan setia kepada Tuhan. (EPSPM)




Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Tuhan Yesus, tolong jagalah aku dalam pergaulanku supaya tidak tersesat. Mohon berkatilah pergaulanku agar di dalamnya nama Tuhan selalu dimuliakan.