top of page

PERHATIKANLAH KAUM LEMAH



 

Ulangan 23 : 15-16

15 ”Janganlah kauserahkan kepada tuannya seorang budak yang melarikan diri dari tuannya kepadamu. 16 Bersama-sama engkau ia boleh tinggal, di tengah-tengahmu, di tempat yang dipilihnya di salah satu tempatmu, yang dirasanya baik; janganlah engkau menindas dia.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, dulu penduduk di hampir seluruh wilayah Kepulauan Nusantara (sekarang disebut: Bangsa Indonesia) pernah mengalami penjajahan kurang lebih selama 350 tahun. Saat penjajahan adalah masa yang kelam. Banyak rakyat dijadikan budak. Kehidupan sebagai seorang budak sangat memprihatikan. Hanya diperas tenaganya dan tidak diperhatikan kehidupannya. Namun, kita patut bersyukur bahwa pada akhirnya perjuangan para pahlawan menghasilkan kemerdekaan. Kita dibebaskan dari perbudakan atau penjajahan oleh bangsa Portugis, Spanyol, Belanda, Perancis, Inggris dan Jepang. Kita patut bersyukur karena tidak lagi menjadi budak di negeri kelahiran sendiri. Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Ujian mempertahankan Pancasila sungguh luar biasa. Indonesia harus berjuang melawan golongan dan kelompok yang anti terhadap prinsip-prinsip falsafah Pancasila.


Sobat Teruna, dalam bacaan Alkitab hari ini, Firman Tuhan berisi tentang bagaimana cara memperlakukan budak, khususnya yang melarikan diri karena suatu alasan. Tuhan memerintahkan agar Bangsa Israel tidak menindas budak tersebut. Umat Tuhan diminta untuk memiliki sikap peduli kepada kaum yang lemah; seperti para pekerja atau budak. Mereka diajak untuk berbuat baik kepada kaum lemah, tidak boleh memperlakukan budak atau orang lemah dengan kejam.


Sobat Teruna, maukah kita menjadi pribadi yang peduli kepada mereka yang lemah? Maukah Sobat Teruna memikirkan apa yang akan kita buat untuk menolong mereka? Mereka ada di sekeliling kita. Mari memperlakukan mereka seperti yang Firman Tuhan sampaikan dalam Matius 22:39 yaitu ”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”Jangan menunggu momen yang sempurna. Tentukan sendiri waktunya dan lakukan yang terbaik! Kebaikan kita akan mendatangkan sukacita bagi mereka yang ditolong dan memuliakan Nama Tuhan. (MMMG)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, mohon jadikanlah aku pribadi yang memiliki kepedulian kepada kaum lemah, serta mampu memperlakukan mereka dengan sikap yang baik dan ramah.


Comments


bottom of page