PRESTASI DULU, BARU POSISI


Matius 20 : 20-28


20 Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. 21 Kata Yesus: ”Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: ”Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” 22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: ”Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: ”Kami dapat.” 23 Yesus berkata kepada mereka: ”Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” 24 Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. 25 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: ”Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. 26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, 27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; 28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Sobat Teruna, orang tua seringkali menginginkan anak-anaknya memperoleh prestasi yang baik. Menjadi peringkat pertama di sekolah saat ujian adalah hal yang membanggakan bagi orang tua. Tidak hanya itu, orang tua juga menginginkan anak-anaknya menjadi pribadi yang baik dengan mendengarkan dan menuruti nasihat mereka. Karena menjadi anak yang baik di rumah, sebenarnya juga merupakan suatu prestasi. Sebagai teruna Kristen, kita mungkin bertanya bagaimana caranya berprestasi sebagai pengikut Tuhan Yesus?


Sobat Teruna, bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang percakapan antara ibu dari Zebedeus, Tuhan Yesus dan para murid-Nya. Isi percakapan itu tentang siapa murid yang akan duduk di sebelah kanan dan kiri Tuhan Yesus dalam Kerajaan Allah. Posisi duduk di sebelah kanan dan kiri Tuhan Yesus adalah sebuah prestasi dan kebanggaan menurut pandangan para murid-Nya. Namun demikian, Tuhan Yesus menjelaskan bahwa hanya Dia yang berhak menentukan siapa yang duduk di sebelah kanan atau kiri-Nya. Tuhan Yesus menjelaskan juga bahwa bukan soal posisi duduk di Kerajaan Allah yang lebih utama, melainkan apa yang telah para murid lakukan di dunia ini dan untuk kepentingan siapa. Tuhan Yesus menghendaki para murid meneladani-Nya, yaitu datang bukan untuk dilayani, melainkan melayani.


Bagaimana caranya sobat Teruna berprestasi sebagai pengikut Tuhan Yesus? Jawabannya ada dalam bacaan Alkitab hari ini. Prestasi sebagai pengikut Tuhan Yesus adalah saat kita meneladani-Nya. Kita harus melayani seperti Tuhan Yesus melayani orang-orang pada masa itu. Melayani berarti kita patuh terhadap orang tua. Melayani berarti menghormati dan mengasihi teman-teman kita. Melayani berarti melakukan yang terbaik bagi orang lain. Itulah prestasi yang menunjukkan posisi sebagai murid Kristus. (BAI)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, tolong ajari aku untuk bisa mengikut Engkau dengan sepenuh hati. Mohon berikanlah kekuatan untuk melayani, meskipun aku masih muda.