RECOVERY



 

Imamat 26:9-13

9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu. 10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru. 11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. 12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku. 13 Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Harapan Anthony Sinisuka Ginting menjuarai turnamen bulutangkis Indonesia Masters 2021 pupus setelah dikalahkan oleh pemain muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn di babak 32 besar. Salah satu faktor penyebab kekalahannya adalah cedera yang belum seratus persen pulih pasca piala Thomas & piala Sudirman yang diikuti Ginting beberapa bulan sebelumnya. Pemain muda berbakat ini sebenarnya perlu waktu yang cukup untuk “recovery” sebelum terjun di dalam lomba tepuk bulu lagi, tetapi karena jadwal turnamen yang padat, hal itu sulit diwujudkan.


Recovery atau pemulihan hubungan juga dibutuhkan oleh Israel setelah “cedera iman” yang dialami umat. Imamat 26:9-13 ini menggambarkan tentang kondisi yang akan dialami bangsa Israel jika mereka mau memperbaiki hubungan dengan Tuhan. Bagaimana caranya? Yaitu dengan hidup menurut ketetapan Tuhan dan berpegang kepada perintah-Nya (Imamat 26:3). Tanpa melakukan “recovery” ini, akan sulit bagi umat untuk menerima dan merasakan berkat Tuhan.


Sobat Teruna, ketika kita melakukan “recovery” hubungan kita dengan Tuhan, hidup kita dan keturunan kita akan diberkati (ayat 9). Kita juga akan mendapatkan berkat rohani dan jasmani yang cukup (ayat 10), serta memperoleh jaminan perlindungan dari Tuhan (ayat 11-12). Sekarang, marilah merenungkan kehidupan kita semenjak kita kecil sampai usia teruna sekarang ini. Begitu banyak kisah kebaikan dan cinta kasih Tuhan yang terjadi. Seperti umat Israel yang diingatkan akan kedahsyatan kuasa Tuhan yang membawa mereka keluar dari perbudakan di Mesir (ayat 13), kita pun harus peka merenungkan kedahsyatan kuasa Tuhan yang terjadi di sepanjang hidup kita sehingga setiap kali memulai hari baru, kita akan spontan berkata: “Terima kasih Tuhan, karya-Mu sungguh ajaib dan dahsyat dalam hidupku.” (VS)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Terima kasih Tuhan, untuk semua karya-Mu yang ajaib di dalam kehidupanku.