top of page

RENDAH HATI


 

Matius 23 : 9-12


9 Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga. 10 Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. 11 Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. 12 Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

Sobat Teruna, apa itu rendah hati? Rendah hati adalah sifat tidak sombong atau angkuh. Ciri-ciri sifat sombong atau angkuh adalah menghargai diri sendiri dengan berlebihan. Contohnya, seseorang yang membanggakan harta benda miliknya. Tidak hanya itu, seseorang yang memiliki sifat sombong juga senang merendahkan orang lain. Mereka senang menghina kekurangan orang lain. Mereka berpikir bahwa dirinya lebih baik dari orang lain. Pertanyaannya, apakah sifat demikian sesuai dengan kehendak Tuhan?


Sobat Teruna, bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang percakapan antara Tuhan Yesus dengan pengikut-Nya. Tuhan Yesus sedang berbicara mengenai orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mereka adalah orang-orang yang mengganggap dirinya taat kepada Tuhan. Mereka menghakimi orang-orang yang berdosa tanpa menyadari kesalahan dirinya sendiri. Mereka tidak menjadi pelayan, tetapi menjadi hakim yang menghukum dengan tidak adil. Karena itulah, Tuhan Yesus berkata, ”Barangsiapa yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat juga gemar meninggikan diri mereka dengan hukum Taurat. Mereka berpikir telah menjalankan seluruh hukum Taurat. Padahal sifat sombong ini justru menjadi bukti bahwa mereka tidak menjalankan hukum Taurat dengan sepenuh hati.

Sobat Teruna, apakah sombong adalah sifat yang Tuhan Yesus inginkan? Jawabannya tentu tidak. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa siapa yang meninggikan diri, akan direndahkan. Sebaliknya, siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan. Rendah hati adalah sifat yang Tuhan Yesus inginkan. Tuhan Yesus menginginkan kita menjadi seorang pelayan yang melayani orang lain. Menjadi seorang pelayan memerlukan sifat rendah hati seperti Tuhan Yesus. Ketika melayani orang lain dengan rendah hati, berarti kita memperlihatkan betapa besar kasih dari Tuhan Yesus. (BAI)

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, tolong ajarkan aku agar tidak memiliki sifat tinggi hati dan sombong serta berilah kekuatan untuk menyatakan kasih-Mu dengan sifat rendah hati.

Comments


bottom of page