top of page

Tanggung Jawab






YEREMIA 31 : 29 – 30


29 Pada waktu itu orang tidak akan berkata lagi: Ayah-ayah makan buah mentah, dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu, 30 melainkan: Setiap orang akan mati karena kesalahannya sendiri; setiap manusia yang makan buah mentah, giginya sendiri menjadi ngilu.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 

Sobat Teruna, pasti tahu tokoh Luffy dalam film "One Piece". Luffy menjadi salah satu tokoh yang sangat diidolakan dalam serial tersebut. Karakternya peduli dan bertanggung jawab. Hatinya akan tergugah melihat orang yang tertindas. Contohnya: ketika Uta sahabatnya dikuasai oleh roh iblis dari TOT Musica yang berada di kerajaan Elegia, Luffy menolong dan membebaskannya. Cerita ini memberi pesan bahwa setiap orang harus bertanggung jawab, baik untuk dirinya sendiri, maupun untuk menolong sesamanya.


Sobat Teruna, firman Tuhan dari kitab Yeremia 31:29-30 menyatakan bahwa sejak Tuhan memutuskan untuk memulihkan hidup bangsa Israel, orang akan berhenti menyindir (buah asam - gigi nyilu) bangsa Israel. Semua orang harus bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Tuhan, Allah yang adil sehingga la tidak akan menimpakan hukuman pada orang yang tidak melakukan kesalahan. Siapa yang berbuat kesalahan, dialah yang harus bertanggungjawab atas perbuatannya. Tuhan tidak lagi menghukum generasi muda Israel karena dosa nenek moyang mereka di masa lampau. Israel harus percaya bahwa sikap yang bertobat membawa keselamatan.


Sobat Teruna, setiap hari, kita belajar tentang tanggungjawab. Sejak bangun pagi sampai istirahat di malam hari, semua berbicara tentang tanggung jawab. Kita bertanggung jawab untuk bangun di pagi hari dan bersiap untuk belajar dengan tekun, serta menyelesaikannya dengan baik. Membantu orang tua di rumah adalah bentuk tanggung jawab terhadap keluarga. Setiap orang perlu belajar bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, baik perkataan, juga perbuatannya. Karena itu, sobat teruna, marilah kita berbuat baik, berkata yang benar dan hidup dengan jujur, agar kelak ketika kita diminta pertanggungjawaban oleh Tuhan, kita dapat menghadapinya dengan sukacita. (CIYS/ak)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang bertanggungjawab, agar apa yang aku perbuat membawa dampak yang baik bagi hidupku dan sesama serta membanggakan Tuhan.








Comments


bottom of page