top of page

TETAP FOKUS




 


Titus 3 : 9 - 11


" 9 Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan pertengkaran mengenai hukum Taurat, karena semua itu tidak berguna dan sia-sia belaka. 10 Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi. 11 Engkau tahu bahwa orang yang semacam itu benar-benar sesat dan dengan dosanya menghukum dirinya sendiri."


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 

Sobat Teruna, dalam pelayanan penginjilan di wilayah-wilayah Yunani, Rasul Paulus dan Titus mendapat tantangan dari beberapa pihak. Ada dari orang Yahudi yang tinggal di Pulau Kreta, mereka masih berpegang pada hukum Taurat orang Yahudi, bahwa ada makanan yang haram dan halal, juga setiap laki-laki harus disunat agar dapat disebut orang Kristen sejati. Sedangkan pihak lain mengangkat persoalan silsilah nenek moyang bangsa Israel (dalam Kitab Kejadian), serta orang Yunani dengan mitos-mitos tentang dewa-dewi Yunani dan Romawi. Tantangan serupa pernah terjadi juga di Makedonia, saat Rasul Paulus melayani bersama Timotius (1 Tim 1 : 3-4).


Rasul Paulus mengajak Titus dan semua jemaat untuk tetap fokus atau memusatkan perhatian hanya pada keselamatan yang diberikan Allah dalam iman (1 Tim 1 : 4b) dan visi penginjilan. Tidak perlu memperhatikan hal-hal lain yang dapat mengganggu pekerjaan pelayanan mereka di Pulau Kreta. Rasul Paulus bersama dengan Rasul Petrus serta para pemimpin jemaat perdana di Yerusalem, telah memutuskan bahwa pelayanan Injil dapat diberikan juga kepada orang-orang Yunani dan Asia Kecil meski mereka tidak bersunat. Sama seperti Allah memberikan kuasa kepada Rasul Petrus dan pemimpin lainnya untuk melayani orang Yahudi yang bersunat dan tetap melayani orang-orang Yunani yang tidak bersunat (Galatia 2 : 1-10).


Sobat Teruna, memang ada kalanya hal-hal yang berhubungan dengan tradisi dan adat istiadat dapat menimbulkan masalah-masalah yang mengganggu fokus pelayanan dan penginjilan. Mari mengikuti pesan Rasul Paulus di atas, kita harus tetap memusatkan perhatian dan melanjutkan visi penginjilan agar semakin banyak orang yang mendengar dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. (VF)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Doa : Tuhan Yesus, pakailah aku dalam visi penginjilan-Mu di mana saja aku berada.



bottom of page