top of page

TIDAK BERUBAH



 

Yesaya 40 : 16-20

16 Libanon tidak mencukupi bagi kayu api dan margasatwanya tidak mencukupi bagi korban bakaran. 17 Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja. 18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia? 19 Patungkah? Tukang besi menuangnya,

dan pandai emas melapisinya dengan emas, membuat rantai-rantai perak untuknya.

20 Orang yang mendirikan arca, memilih kayu yang tidak lekas busuk, mencari tukang yang ahli untuk menegakkan patung yang tidak lekas goyang.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, perubahan bentuk adalah hal yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan bentuk dalam tubuh manusia seperti dari anak-anak menjadi orang dewasa. Perubahan bentuk dalam benda seperti air yang didinginkan berubah menjadi es. Perubahan adalah sesuatu yang pasti ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita sendiri bisa berubah. Hari ini kita bisa merasa sangat senang, tapi besok bisa jadi berbeda. Pertanyaannya, apakah Tuhan itu berubah?


Sobat Teruna, pembacaan Alkitab pada hari ini merupakan nubuatan Nabi Yesaya bagi umat Israel saat mereka menjalani masa pembuangan di Babel. Bangsa Israel mengalami pembuangan karena ketidaksetiaan mereka kepada Tuhan. Umat Israel berseru kepada Tuhan untuk membebaskan mereka. Umat Israel merindukan masa-masa saat mereka hidup di Yerusalem. Nabi Yesaya menegaskan bahwa bangsa Israel tidak boleh melakukan kesalahan yang sama, yaitu penyembahan berhala, seperti patung. Patung merupakan benda buatan tangan manusia sendiri. Penyembahan kepada patung adalah hal yang wajar di Babel. Nabi Yesaya menegaskan bahwa TUHAN tidak dapat disamakan dengan patung-patung di Babel. Tuhan sama sekali tidak berubah. Tuhan tetap setia kepada Israel.

Sobat Teruna, patung adalah contoh perubahan bentuk dari benda. Orang bisa membuat patung dari kayu, batu, atau tanah liat. Sesuatu yang bisa berubah berarti tidak kekal. Tuhan tidak berubah. Artinya, Tuhan itu kekal. Kasih Tuhan pun tidak berubah. Tuhan selalu memerhatikan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Mari belajar dari nubuatan Nabi Yesaya bahwa kita jangan menyamakan Tuhan dengan benda-benda. Misalnya, ketika beribadah, kita tidak bermain handphone atau bercanda dengan teman. Itu sama saja dengan kita menganggap handphone jauh lebih penting dari Tuhan. (BAI)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan, mohon ajarlah aku untuk setia kepada-Mu, taat dan tidak berpaling dari-Mu.

bottom of page