TIDAK MENYANGKALI KENYATAAN


Kisah Para Rasul 4 : 18-22


18 Dan setelah keduanya disuruh masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama Yesus. 19 Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: ”Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. 20 Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.” 21 Mereka semakin keras mengancam rasul-rasul itu, tetapi akhirnya melepaskan mereka juga, sebab sidang tidak melihat jalan untuk menghukum mereka karena takut akan orang banyak yang memuliakan nama Allah berhubung dengan apa yang telah terjadi. 22 Sebab orang yang disembuhkan oleh mujizat itu sudah lebih dari empat puluh tahun umurnya.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Sobat Teruna, ada bermacam-macam reaksi orang ketika melihat suatu peristiwa yang spektakuler. Misalnya, ketika orang-orang melihat Chris Angel, sang illusionist yang menyusuri dinding gedung tinggi tanpa alat bantu apa pun, seolah-olah dia sedang berjalan di lantai. Tentu ada yang histeris, takjub dan tercengang atau malah menutup mata dengan telapak tangan. Reaksi spontan seseorang tidak bisa dilarang atau diatur sesuai kemauan kita. Reaksi adalah tanggapan terhadap suatu aksi yang timbul dari perasaan dan pikiran seseorang.


Seluruh rakyat bereaksi takjub dan tercengang melihat orang yang lumpuh sejak lahir mengalami kesembuhan dan berjalan dengan normal dalam nama Yesus Kristus (3:9). Bahkan banyak yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus (4:4). Sebaliknya, pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat menjadi sangat marah (4:2). Mereka menangkap, menahan dan mengadakan sidang, serta mengancam juga melarang Rasul Petrus dan Yohanes agar tidak bersaksi tentang kuasa Tuhan Yesus. Namun demikian, Rasul Petrus dan Yohanes menolak perintah itu. Pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua juga ahli-ahli Taurat tidak dapat memaksakan kehendak mereka untuk menyangkali kenyataan yang ada kepada orang-orang, termasuk Rasul Petrus dan Yohanes yang sudah mengalami kuasa Tuhan Yesus.


Sobat Teruna, tanggal 29 Mei adalah Hari Lanjut Usia Nasional. Para orang tua yang telah lanjut usia sudah mengalami perjalanan iman yang panjang bersama Tuhan Yesus. Mereka merupakan sosok yang sulit menyangkali kasih dan kebaikan Kristus yang sudah dialami selama ini. Mereka merasakan, melihat dan menghayati bagaimana kasih dan kuasa Kristus yang menolong, memulihkan, memelihara serta melindungi dalam segala keadaan. Itulah yang membuat mereka tetap setia beriman kepada Tuhan Yesus. Mari kita pun demikian. (YRLJ)





Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus tolong aku dapat meneladani kesetiaan beriman para orang tua yang telah lanjut usia, di tengah-tengah cobaan, godaan dan ancaman dunia yang memaksa menyangkali kuasa-Mu. Mohon berkatilah para orang tua yang telah lanjut usia agar tetap kuat beriman dan sehat dalam perlindungan kuasa-Mu.