TIDAK SENDIRI






 


2 Samuel 15 : 30-31



30. Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia masing-masing berselubung kepalanya, dan mereka mendaki sambil menangis.

31. Ketika kepada Daud dikabarkan, demikian: "Ahitofel ada di antara orang-orang yang bersepakat dengan Absalom," maka berkatalah Daud: "Gagalkanlah kiranya nasihat Ahitofel itu, ya TUHAN."


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 

"Sering kita dengar peribahasa “Sudah jatuh, teritimpa tangga pula” yang menggambarkan seseorang yang mengalami situasi yang tidak menyenangkan atau musibah secara beruntun. Tentu menyedihkan bagi orang yang mengalaminya bukan? Karena tidak cukup sekali kesedihan yang dihadapi tetapi bisa berkali-kali. Mungkin itu juga yang dialami oleh Daud.


Dalam perjalanannya, Daud mendaki bukit Zaitun bersama dengan rakyat mengikutinya sambil menangis dengan kepala yang berselubung. Bahkan Daud pun berjalan tanpa memakai kasut pada kakinya. Sungguh sangat menyedihkan dimana seorang Daud yang disegani harus melarikan diri dari anaknya yang berusaha untuk mengambil alih kekuasaan ayahnya dengan cara yang tidak benar. Apalagi Daud mendengar Ahitofel ada bersama-sama Absalom. Ahitofel merupakan seorang penasihat raja Daud yang bijaksana berasal dari Gilo, salah satu kota di Yehuda. Tetapi Ahitofel membelot menjadi penasihat bagi Absalom untuk menggulingkan Daud dari takhtanya. Ketika Daud tahu bahwa Ahitofel menjadi penasihat Absalom, membuat dia menjadi sangat gentar dan berharap kepada Tuhan untuk menggagalkan setiap rencana yang disampaikan Ahitofel kepada Absalom. Karena selama ini setiap nasihat dari Ahitofel dianggap sama dengan petunjuk yang Daud minta kepada Allah sehingga dapat dipercaya dan diikuti setiap perkataan yang disampaikan Ahitofel. Daud sangat kuatir apabila Absalom melakukan perbuatan yang salah karena mendengar nasihat Ahitofel. Namun dalam kesedihannya, Daud tidak sendiri karena ada rakyat yang masih mendukungnya turut menemani. Kesedihan yang dialami Daud juga dirasakan para pengikutnya.


Sobat Teruna, banyak orang yang akan tetap mendukung bila ada yang melakukan ketidakadilan. Tetap lakukan yang baik dan tidak perlu membalas yang jahat. (ARP)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


"Tuhan Yesus mampukan aku untuk tetap menguasai diri ketika terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan"