TRANSFORMASI PERILAKU




 


Titus 2 : 11 - 15


" 11 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. 12 Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,

14 yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik. 15 Beritakanlah semuanya itu, nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu. Janganlah ada orang yang menganggap engkau rendah."


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 

Sobat Teruna, kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa, berdampak panjang kepada keturunannya, termasuk kita. Dosa keturunan yang kita terima dari Adam dan Hawa membuat kita berada jauh dari kasih Allah. Iblis dengan segala tipu dayanya, terus berusaha untuk merayu dan menipu manusia, bahwa manusia dapat menjadi seperti Allah. Pada Abad 21 ini, dengan kemajuan teknologi dan memakai kepintarannya yang adalah anugerah dari Allah, manusia berusaha menyamai Allah dalam hal mencipta. Rasa sombong dan angkuh atas keberhasilannya, membuat manusia tidak lagi merasa memerlukan Allah apalagi datang untuk beribadah dan menyembah-Nya.


Hanya oleh kasih karunia dan inisiatif dari Allah maka Ia memanggil dan memilih kita untuk kembali menjadi umat kepunyaan-Nya. Pengorbanan Kristus di kayu salib, mematahkan belenggu dosa dan memerdekakan kita dari kuasa iblis dan maut. Hidup baru yang diajarkan-Nya, yaitu mengasihi Tuhan Allah dan beribadah kepada-Nya serta mengasihi sesama manusia, adalah perubahan perilaku yang harus diberitakan kepada semua orang.


Sobat Teruna, dari pembacaan Alkitab hari ini, Kitab Titus mengingatkan kita untuk melihat betapa besarnya kasih Allah kepada manusia. Allah yang telah membebaskan kita dari segala kejahatan. Atas anugerah-Nya, mari kita ungkapkan rasa syukur dengan mengasihi Tuhan dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hati. Tinggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan hidup bijaksana, adil dan beribadah. Dengan demikian, semakin banyak orang yang mengalami perubahan perilaku ini, maka pengorbanan Tuhan Yesus dengan mati di kayu salib tidak sia-sia. Justru perubahan perilaku ini akan membawa berkat bagi sesama kita. Maukah kita hidup dalam kasih karunia Tuhan? Bangkitlah! Lakukan sesuatu! Pikirkan bagaimana kita memaknai anugerah Tuhan. (VF)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Doa : Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih dan pengorbanan-Mu bagi keselamatanku.