TUHAN ALLAH SELALU MENGAMPUNI


Kejadian 9: 1-10

1 Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: ”Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. 2 Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. 3 Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. 4 Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, janganlah kamu makan. 5 Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku akan menuntut balasnya; dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia. 6 Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. 7 Dan kamu, beranakcuculah dan bertambah banyak, sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi, ya, bertambah banyaklah di atasnya.” 8 Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama dengan dia: 9 ”Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, 10 dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Sobat Teruna, Allah selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk memulai sesuatu dari awal dalam hidup ini. Kita sering mengecewakan Allah, lalu kita memohon ampunan-Nya dan berjanji tidak akan mengulang untuk berbuat dosa. Allah mau mengampuni. Kemudian kita memulai hidup baru kembali. Ini terjadi terus menerus dalam kehidupan setiap hari.


Ini nampak dari cerita tentang keluarga Nuh yang mewakili umat manusia. Allah memberi kesempatan lagi kepada kita untuk memulai hidup baru bersama-Nya di dunia ini. Ini sungguh suatu penghormatan bagi kita sebagai umat Allah. Allah menyatakan bahwa Dia membuat kita (manusia) menurut gambar-Nya sendiri (ay. 6). Kemudian Allah memberi mandat kepada kita melalui Nuh untuk tinggal di bumi, menaklukan dan menguasai serta memelihara apa yang ada di dalamnya (ay.1,7). Lalu Allah membuat ciptaan lain tunduk kepada kita atau manusia (ay. 2). Selanjutnya, Allah memberi jaminan bahwa Dia akan mempertahankan kelangsungan hidup kita atau manusia (ay. 5). Kemudian Allah memanggil segala makhluk hidup (ay. 9,10) untuk mengadakan perjanjian. Allah berjanji untuk tidak mendatangkan lagi air bah. Hal itu ditandakan dengan pelangi berbentuk seperti "busur." Pelangi melambangkan kasih pemeliharaan Sang Pencipta yang melingkupi (melengkung) di atas segala ciptaan.


Sobat Teruna, Allah selalu memberi kesempatan kepada kita. Jangan sia-siakan pengampunan yang dianugerahkan-Nya. Hiduplah selalu bersama dengan Allah dan peliharalah bumi ini dengan bertanggungjawab. Lewat apa yang ada di bumi ini, keperluan kita dicukupkan oleh Allah. Mari menjadi umat yang setia dalam memegang teguh dan melaksanakan perjanjian dengan Allah. (AMM)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Allah, tolong aku dalam memelihara bumi dan segala isinya dengan bertanggungjawab sebagai wujud syukur atas pengampunan yang Engkau anugerahkan.