top of page

YANG BERSALAH AKAN DIHUKUM



 

Ratapan 2 : 1 – 9


1 Ah, betapa Tuhan menyelubungi puteri Sion dengan awan dalam murka-Nya! Keagungan Israel dilemparkan-Nya dari langit ke bumi. Tak diingat-Nya akan tumpuan kaki-Nya tatkala Ia murka. 2 Tanpa belas kasihan Tuhan memusnahkan segala ladang Yakub. Ia menghancurkan dalam amarah-Nya benteng-benteng puteri Yehuda. Ia mencampakkan ke bumi dan mencemarkan kerajaan dan pemimpin-pemimpinnya. 3 Dalam murka yang menyala-nyala Ia mematahkan segala tanduk Israel, menarik kembali tangan kanan-Nya pada waktu si seteru mendekat, membakar Yakub laksana api yang menyala-nyala, yang menjilat ke sekeliling. 4 Ia membidikkan panah-Nya seperti seorang seteru dengan mengacungkan tangan kanan-Nya seperti seorang lawan; membunuh segala yang menyenangkan mata dalam kemah puteri Sion, memuntahkan geram-Nya seperti api. 5 Tuhan menjadi seperti seorang seteru; Ia menghancurkan Israel, meremukkan segala purinya, mempuingkan benteng-bentengnya, memperbanyak susah dan kesah pada puteri Yehuda. 6 Ia melanda kemah-Nya seperti kebun, menghancurkan tempat pertemuan-Nya. Di Sion Tuhan menjadikan orang lupa akan perayaan dan sabat, dan menolak dalam kegeraman murka-Nya raja dan imam. 7 Tuhan membuang mezbah-Nya, meninggalkan tempat kudus-Nya, menyerahkan ke dalam tangan seteru tembok puri-purinya. Teriakan ramai mereka dalam Bait Allah seperti keramaian pada hari perayaan jemaah. 8 Tuhan telah memutuskan untuk mempuingkan tembok puteri Sion. Ia mengukur semuanya dengan tali pengukur, Ia tak menahan tangan-Nya untuk menghancurkannya. Ia menjadikan berkabung tembok luar dan tembok dalam, mereka merana semua. 9 Terbenam gapura-gapuranya di dalam tanah; Tuhan menghancurkan dan meluluhkan palang-palang pintunya. Rajanya dan pemimpin-pemimpinnya berada di antara bangsa-bangsa asing. Tak ada petunjuk dari Tuhan, bahkan nabi-nabi tidak menerima lagi wahyu dari pada-Nya.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, pernahkah melihat orang yang sakit hati karena dikhianati? Mungkin oleh teman, sahabat, pasangan atau bahkan oleh keluarga sendiri. Sedih, marah dan sakit hati pasti lebur jadi satu sehingga meluap seolah membuat dunia akan runtuh.


Demikian halnya dengan penghianatan yang dilakukan oleh Yehuda, mengundang kemarahan Allah. Allah sangat murka atas kelakuan Yehuda. Murka Allah seolah tak terbendung dan mengerikan. Yerusalem dihancurkan, ditunggangbalikkan menjadi reruntuhan. Allah seolah melemparkan keagungan Yerusalem dan melemahkan kekuatannya (ay 1-3). Dalam amarahNya, Allah tak tanggung-tanggung menjadikan umat-Nya sebagai musuh yang layak untuk dibasmi. Bahkan Allah menjadikan mereka sebagai sasaran bidik panah-Nya (4-5). Tidak sampai disitu saja, dalam murkaNya, Allah memusnahkan semua tanda-tanda relasi antara Allah dan umat-Nya seperti bait Allah dan mezbah, bahkan para pemimpinnya, serta tembok kota kebanggan mereka dimusnahkan (6-9).


Sobat Teruna, apa yang terjadi dengan Yerusalem menjadi peringatan bagi kita yang hidup saat sekarang ini. Allah sanggup memutarbalikkan keadaan kita jika kita hidup berkompromi dengan dosa. Segala yang kita miliki akan hilang dalam sekejap saat kita hidup tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Karena itu, saat kapanpun dan dimanapun kita berada, tetaplah berada dalam kesetiaan kepada Allah.


Sobat Teruna, saat inipun kita dipanggil untuk menyatakan kasih Allah kepada sesama dengan jalan menyampaikan peringatan ini kepada semua orang, khususnya kawan-kawan kita seiman bahwa murka Allah bisa datang kapan saja dan bisa menimpa siapa saja jika kita menjalani kehidupan di dunia ini dengan seenaknya saja tanpa mempedulikan apa yang Tuhan mau. Sekali saja kita menyimpang dari jalan-Nya, berarti membuka kesempatan bagi murka Allah memasuki kehidupan kita (BMD).


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Doa: Tuhan, ajar aku untuk selaluhidup sesuai maksudMu, agar jangan murkaMu menjadi bagian dari hidupku. "


bottom of page