top of page

YANG DEKAT, YANG MEMENGARUHI



 

Ester 1 : 14-17


14 adapun yang terdekat kepada baginda ialah Karsena, Setar, Admata, Tarsis, Meres, Marsena dan Memukan, ketujuh pembesar Persia dan Media, yang boleh memandang wajah raja dan yang mempunyai kedudukan yang tinggi di dalam kerajaan –, tanya raja: 15 ”Apakah yang harus diperbuat atas ratu Wasti menurut undang-undang, karena tidak dilakukannya titah raja Ahasyweros yang disampaikan oleh sida-sida?” 16 Maka sembah Memukan di hadapan raja dan para pembesar itu: ”Wasti, sang ratu, bukan bersalah kepada raja saja, melainkan juga kepada semua pembesar dan segala bangsa yang di dalam segala daerah raja Ahasyweros. 17 Karena kelakuan sang ratu itu akan merata kepada semua perempuan, sehingga mereka tidak menghiraukan suaminya, apabila diceritakan orang: Raja Ahasyweros menitahkan, supaya Wasti, sang ratu, dibawa menghadap kepadanya, tetapi ia tidak mau datang.



Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, ada ungkapan yang mengatakan: “Siapa diri kita dan bagaimana kita berkembang, bergantung pada tiga hal: 1) Buku apa yang kita baca? 2) Acara apa yang kita tonton dan 3) Dengan siapa kita bergaul. Ungkapan ini mengingatkan bahwa hal-hal di atas dengan mudah memengaruhi cara pikir, kata dan perbuatan kita. Bacalah buku dan tontonlah film yang bermutu seperti ilmu pengetahuan dan teknologi, karya-karya sastra inspiratif, biografi tokoh-tokoh penting dan sukses, dll., sehingga kita beroleh input positif bagi tumbuh kembang pemikiran kita, menjadi teruna yang cerdas dan berhikmat.


Dalam bacaan hari ini, Raja Ahasyweros membuat keputusan untuk menghukum Ratu Wasti berdasarkan masukan dari orang-orang arif bijaksana yang dekat dengannya seperti Memukan (ay. 14, 16). Menurut Memukan, salah seorang pembesar Persia yang dekat dengan raja, Ratu Wasti perlu dihukum supaya ia tidak menjadi contoh buruk bagi kaum perempuan lainnya di Persia karena melawan perintah Raja (suami). Pendapat ini dipandang baik oleh Raja yang akhirnya menghukum Wasti. Apakah pendapat ini baik atau tidak, yang jelas kedekatan membawa pengaruh yang besar.


Sobat Teruna, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI pada 4 Juni 2018 menyampaikan sejumlah faktor yang mendorong seseorang merokok, yaitu ingin mencoba, terlihat gaul, dianggap dewasa, setia kawan, persepsi bahwa rokok dapat menghilangkan stress, mengusir rasa sepi, jenuh dan galau. Bagi para remaja secara khusus, setia kawan dan bersosialisasi menjadi faktor yang paling sering terjadi. Di sini kita bisa melihat betapa kedekatan kepada seseorang bisa memengaruhi kita. Mari berhati-hati, bersikaplah bijaksana dan hindarilah tembakau. Hindarilah rokok, demi kesehatan kita. (ES)



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan Yesus, biarlah hanya Engkau saja yang ada di dekatku dan memengaruhiku.

Comments


bottom of page