PERBAHARUILAH BUDIMU


Yehezkiel 11 : 1-13

1 Lalu Roh itu mengangkat aku dan membawa aku ke pintu gerbang Timur dari rumah Tuhan, pintu yang menghadap ke sebelah timur. Lihat, di dalam pintu gerbang itu ada dua puluh lima orang dan di antara mereka kulihat Yaazanya bin Azur dan Pelaca bin Benaya, yaitu pemimpin-pemimpin bangsa. 2 Firman-Nya kepadaku: ”Hai anak manusia, inilah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan menaburkan nasihat jahat di kota ini, 3 yang mengatakan: Bukankah belum lama berselang rumah-rumah kita dibangun kembali? Kota inilah periuk dan kita dagingnya. 4 Oleh sebab itu bernubuatlah melawan mereka, bernubuatlah, hai anak manusia!” 5 Maka Roh Tuhan meliputi aku dan Tuhan berfirman kepadaku: ”Katakanlah: Beginilah firman Tuhan: Kamu berkata-kata begini, hai kaum Israel, dan Aku tahu apa yang timbul dalam hatimu. 6 Orang-orang yang kamu bunuh di kota ini bertambah banyak dan kamu penuhi jalan-jalannya dengan mereka. 7 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan Allah: Orang-orang yang kamu bunuh di kota ini, merekalah dagingnya dan kota inilah periuk, tetapi kamu akan Kugiring keluar dari dalamnya. 8 Kamu takut kepada pedang, tetapi Aku akan mendatangkan pedang atasmu, demikianlah firman Tuhan Allah. 9 Aku akan menggiring kamu keluar dari dalamnya dan menyerahkan kamu di tangan orang-orang asing dan menjatuhkan hukuman-hukuman kepadamu. 10 Kamu akan berebahan karena pedang dan di tanah Israel Aku akan menghukum kamu; dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan. 11 Kota ini tidak akan menjadi periuk bagimu ataupun kamu seakan-akan daging di dalamnya; di tanah Israel Aku akan menghukum kamu. 12 Dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan, karena kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku tidak kamu lakukan; bahkan engkau melakukan peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu.” 13 Maka sedang aku bernubuat, matilah Pelaca bin Benaya. Lalu aku sujud dan berseru dengan suara nyaring, kataku: ”Aduh, Tuhan Allah, apakah Engkau menghabiskan sisa Israel?”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Setiap peraturan diharapkan ditaati setiap orang agar tidak mengalami dampak buruk baik bagi dirinya maupun yang lain. Misalnya, peraturan lalu lintas. Semua pemakai jalan diharapkan mematuhi dan menaati peraturan lalu lintas yang ada. Dalam kehidupan ini banyak peraturan yang kita jumpai. Misalnya, tata tertib sekolah, peraturan dalam keluarga, dll. Jika melanggar peraturan yang ada, maka ada sangsi yang dikenakan sesuai pelanggaran yang dilakukan.



Nabi Yehezkiel menyampaikan penghukuman bagi pemimpin-pemimpin Israel yang tidak mematuhi peraturan Tuhan. Mereka melakukan banyak hal yang jauh dari kehendak Tuhan. Para pemimpin Israel ini kelakuannya tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan dan peraturan yang Tuhan tetapkan. Mereka justru melakukan peraturan bangsa-bangsa di sekitar yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. “Dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, karena kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku tidak kamu lakukan; bahkan engkau melakukan peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu” (ay.12).



Sobat Teruna, peraturan dibuat pasti bertujuan baik, yaitu terciptanya tatanan yang tertib dan teratur. Tuhan ingin agar hidup umat tertata baik dan tertib sesuai dengan kehendak-Nya. Jika peraturan yang ditetapkan dilanggar, maka timbul kekacauan. Kekacauan hidup bukan hal yang dikenan oleh Tuhan.



Sobat Teruna, pada saat ini selaku Jemaat Tuhan, kita bersyukur atas hari Reformasi Gereja. Reformasi yang dimaksud adalah pembaruan dalam berbagai aspek kehidupan persekutuan. Misalnya, mengubah setiap perilaku yang tidak baik menjadi lebih baik. Dasar perubahan itu terletak pada pembaharuan budi diri kita. Sobat Teruna, berubahlah dalam pembaruan budi agar kita dapat menjalankan setiap peraturan dan kehendak Tuhan. Mari menjadi Teruna yang takut akan Tuhan dan setia melakukan setiap kehendak-Nya.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, mohon perbaruilah budiku untuk menjadi teladan bagi teman-teman dan sesama.